POJOKSATU.id, Purwakarta– Getaran gempa bermagnitudo 4,9 yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8) malam, terasa hingga Purwakarta.

Akibatnya, sebuah rumah milik warga bernama Olik di Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao, mengalami kerusakan.

Bagian plafon dapur serta sebagian tembok rumahnya roboh.

Kepala Pelaksana BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

Meski begitu, tim BPBD telah dikerahkan untuk memantau kondisi di lapangan.

“Gempa memang terasa cukup kuat di Purwakarta. Sampai saat ini laporan kerusakan belum masuk, tapi kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa,” ujarnya, Kamis (21/8).

Selain memantau pemukiman warga, BPBD juga memastikan kondisi infrastruktur vital tetap aman.

Heryadi menyebut Bendungan Jatiluhur dan Waduk Cirata tidak mengalami dampak berarti.

“Kondisinya normal, tidak ada kerusakan,” tegasnya.

Warga Purwakarta sendiri mengaku merasakan getaran susulan beberapa kali sepanjang malam.

BPBD memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif serta mengimbau masyarakat tetap waspada.