POJOKSATU.id, Purwakarta – Beragam kegiatan dilaksanakan untuj memeriahkan haji jadi Kota Purwakarta ke 194 dan hari jadi Kabupaten Purwakarta yang ke 57.

Berikut ini rangkaian kegiatan dalam memeriahkan hari jadi, diantaranya ada pementasan air mancur tiga hari berturut-turut.

Yang pertama, yaitu pawai obor sekaligus juga memperingati tahun baru islam 1 Muharam, yang jatuh pada tanggal 26 Juni lalu.

Kegiatan kedua, Mitembeyan hari jadi yaitu jiarah ie makam leluhur para pendiri dan ulama di Purwakarta, yang dipusatkan di Masjid Agung jiarah ke makam syeh Ba’ing Yusuf.

Acara dilanjutkan dengan Muru Indung Cai, sekitar 1500 orang membawa air dengan menggunakan kendi (Gerabah) dari kota purwakarta menuju mata air Cibulakan.

Cibulakan sendiri sebagai sumber air yang mengalir dari wilayah pegunungan hingga sampai ke pusat kota. Dua rangkaian tersebut dilaksanakan pada tanggal 02 Juli.

Selanjutnya yaitu menggelar acara Expo UMKN dan Gebyar koperasi pangan murah, yang akan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juli.

Kemudian pada tanggal 17 Juli, akan digelar upacara hari jadi yang akan diselenggarakan di alun-alun taman pasanggarhan padjajaran atau di alun-alun Pemda Purwakarta.

Yang menarik, pada hari berikutnya yaitu pada tanggal 18 Juli akan ada tukar nasib, yaitu para pejabat akan menjadi petugas kebersihan. Yang berlokasi di pendopo.

Selanjutnya, yaitu acara rias gapura. Setiap kecamatan maupun OPD, harus mempersiapkan seindah dan secantik mungkin merias gapura yang pelaksanaannya dari tanggal 5 – 15 Juli.

Yang tidak kalah menarik dan aelalu ditunggu-tunggu masyarakat baik di dalam maupun luar kota Purwakarta, yaitu dibukanya Air mancur sri baduga atau situ buled.

Pelaksanaan pagelaran air mancur sri baduga sendiri, rencananya akan dibuka selama 3 hari berturut-turut dari mulai tanggal 18,19 dan 20 Juli.***