Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Lantik Puluhan Pejabat, Tunjukan Taring Sebagai Orang Nomor Satu Namun Terkesan Arogan

pelantikan
Puluhan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Purwakarta dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, pergeseran jabatan itu tetkesan mendadak.

POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, mulai menunjukan taringnya atau arogansi sebagai pemimpin orang nomor satu di Purwakarta dalam mengambil sebuah keputusan. Diduga ada norma kepatutan yang masih menganjal, saat melakukan pelantikan terhadap puluhan pejabat.


Sepertinya, Anne terkesan kurang paham tentang tata kelola birokrasi, seperti saat melakukan pelantikan terhadap puluhan pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Tanpa ada pemberitahuan dulu kepada atasan orang yang digeser jabatannya.

Karena, beberapa pejabat yang akan dilantik pemberitahuannya secara mendadak, di detik-detik akhir mau dilantik baru ada pemberitahuan, itupun melalui pesan elektronik (via seluller).

“Saya tadi masih rapat bareng dengan atasan saya. Kemudian ada pesan whatsapp masuk, bahwa beberapa saat lagi saya harus hadir. Untuk dilantik mengisi jabatan baru,” ujar salah seorang pejabat yang dilantik, dirinya merupakan pejabat eselon III yang meminta namanya tidak disebutkan, Rabu (12/10).


Setelah mendapatkan pesan tersebut, saya kemudian meminta izin kepada atasan untuk menghadiri pelantikan sekaligus mengambil sumpah jabatan baru.

“Atasan saya sampai termenung mendengarnya, karena tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu kepadanya kalau saya mau dipindahkan. Ya mau gimana lagi, itu kan perintah orang nomor satu di Purwakarta yang punya kewenangan mutlak gusar geser pejabat,” tambahnya, yang mewanti-wanti agar merahasiakan nama dan jabatannya.

Baca Juga : Bupati Purwakarta Masih Bungkam dan Gugup Saat Ditanya Ini, Usai Sidang Perdana Gugatan Cerainya

Walaupun masih sedang rapat, atasan pejabat tersebut mengijinkan anak buahnya untuk hadir dan sekaligus mengambil sumpah jabatan.

“Sempat ditanya sama atasan saya, ‘posisi kamu siapa yang gantinya?’ Saya jawab namanya … (nama tidak kami sebutkan). Atasan saya langsung terdiam, tidak lama kemudian berkata dengan lirih, ‘pengganti kamu orangnya pasif, alamat lier iyemah’ begitu kata atasan saya,” beber pejabat eselon III yang berdinas di salah satu OPD di Purwakarta.

Dirinya juga sempat terkejut saat mendapatkan pemberitahuan secara mendadak tersebut, apalagi langsung diambil sumpah jabatan untuk mengisi jabatan yang baru.

Baca Juga : Maaf Tidak Ada Kata Damai Bupati Purwakarta Bersikeras Gugat Cerai. Dedi ; Mun Kasep Mah Moal Di Picen

“Atasan saya saja terkejut, karena tidak ada pemberitahuan dari awal. Apalagi saya yang harus ikut ambil sumpah jabatan baru, gimana bupati ajalah dia kan yang punya kewenangan. Kita ambil hikmahnya saja, apalagi ini sudah memasuki tahun politik,” tutupnya mengakhiri pembicaraan, berusaha untuk tetap legowo walupun terdengar dari nada bicaranya seolah dipaksakan legowo.

Seperti diketahui, siang tadi Bupati Purwakarta melantik satu eselon II dan mengambil sumpah jabatan 19 pejabat administrator setingkat eselon III, eselon III A dan III B serta 42 orang pejabat eselon IV atau pejabat pengawas.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu terkesan mendadak, seolah Bupati Purwakarta ingin memperlihatkan taringnya bisa mengeser siapapun, namun justru hal itu bakal menjadi bumerang bagi dirinya karena terkesan arogan. (Ade Winanto / pojoksatu)