POJOKSATU.id, Purwakarta – Perubahan kondisi jalan di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta mulai dirasakan warga.
Dalam 10 bulan terakhir, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya rusak bertahun-tahun kini berangsur mulus di bawah kepemimpinan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein.
Pantauan di lapangan menunjukkan perbaikan jalan tidak hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga menyentuh jalan penghubung desa, kawasan permukiman, hingga jalur ekonomi masyarakat.
Ruas-ruas yang sebelumnya berlubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan kini mulai dilapisi aspal baru.
Dari Keluhan Tahunan ke Perbaikan Nyata
Selama bertahun-tahun, persoalan jalan rusak menjadi keluhan klasik warga Purwakarta.
Kerusakan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, dan keselamatan pengguna jalan.
Namun sejak Om Zein memimpin, pola penanganan infrastruktur mulai berubah.
Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian bertahap dengan fokus pada ruas jalan yang berdampak langsung pada aktivitas warga.
“Sekarang sudah beda. Jalan yang dulu rusak parah dan sering dikeluhkan, sekarang sudah mulus,” ujar salah satu warga Kecamatan Wanayasa.
Data Infrastruktur: Tantangan Besar yang Mulai Dikejar
Berdasarkan data pemerintah daerah yang juga dikutip Pojoksatu, Kabupaten Purwakarta memiliki lebih dari 1.200 kilometer jaringan jalan kabupaten.
Sebelum perbaikan masif dilakukan, ratusan kilometer di antaranya berada dalam kondisi rusak ringan hingga rusak berat.
Kerusakan inilah yang kini menjadi fokus utama Pemkab Purwakarta dalam program tiga tahun ke depan.
Dalam 10 bulan awal, pemerintah daerah mulai menyisir jalan rusak berat terlebih dahulu, terutama:
• Jalan antar desa
• Jalur penghubung kecamatan
• Ruas dengan lalu lintas ekonomi tinggi
• Akses menuju fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas
Om Zein: Jalan Harus Dirawat, Bukan Sekadar Diperbaiki
Bupati Om Zein berulang kali menegaskan bahwa perbaikan jalan bukan sekadar proyek tahunan, melainkan investasi jangka panjang.
Karena itu, setiap pengerjaan juga dibarengi dengan perbaikan drainase dan penguatan struktur dasar jalan agar tidak cepat rusak kembali.
Pendekatan ini dinilai penting mengingat kerusakan jalan di Purwakarta sebelumnya kerap berulang akibat sistem drainase yang buruk dan perawatan yang minim.
Dampak Langsung Dirasakan Warga
Perbaikan jalan mulai memberi dampak nyata:
• Waktu tempuh warga lebih singkat
• Biaya perawatan kendaraan menurun
• Akses usaha kecil dan pertanian lebih lancar
• Risiko kecelakaan berkurang
Beberapa pengemudi ojek dan pelaku UMKM mengaku kini lebih nyaman beraktivitas karena kondisi jalan jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menuju Target Jalan Mulus Tiga Tahun
Meski perubahan sudah terlihat dalam 10 bulan, Om Zein menegaskan pekerjaan belum selesai.
Pemerintah daerah menargetkan sebagian besar jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap dalam tiga tahun ke depan.
Jika tren perbaikan saat ini konsisten, Purwakarta berpeluang keluar dari citra “daerah jalan rusak” yang melekat selama bertahun-tahun.
Kesimpulan
Dalam waktu kurang dari setahun, kepemimpinan Om Zein mulai menunjukkan hasil nyata.
Jalan-jalan yang dulu rusak bertahun-tahun kini mulai mulus, memberi harapan baru bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi warga Purwakarta.
Framing ini memperkuat pesan bahwa perubahan tidak lagi sebatas janji, tetapi sudah terlihat di lapangan.




