POJOKSATU.ID- Lembaga Survei Pemilu SRS (Surabaya Research Syndicate) merilis hasil survei terbarunya terkait elektabilitas tiga capres yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Hasilnya, sebanyak 43,7% responden Jawa Timur mengaku memilih Prabowo Subianto kemudian 39,5% menyatakan memilih Ganjar Pranowo, dan 12,2% menjatuhkan pilihan pada Anies Baswedan.
Survei SRS ini dilakukan pada periode 2-11 Agustus 2023 di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah sampel sebanyak 1000 responden melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistemaris (Multistage Random Sampling).
Baca Juga: Banyak Siswa Jatim Lolos di PTN 2023, Khofifah : Prestasi Diraih Sejak Tahun 2020 Lalu
Adapun, Margin of Error +/- 3,1% dan pada tingkat kepercayaan (Level of Confidence) sebesar 95 persen.
Selain elektabilitas Prabowo semakin mendominasi dan semakin jauh tinggalkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Ternyata warga Nahdiyin di Jawa Timur, mayoritas senang terhadap Prabowo Subianto.
Baca Juga: Kedapatan Bareng di Bandara Los Angeles, Sinyal Lisa Blackpink dan Frederic Arnault Berpacaran Makin Kuat
"Berdasarkan analisis tabulasi silang dari hasil Survei SRS diketahui bahwa bagian terbesar kaum Nahdliyin 41,5% cenderung memilih Prabowo," kata Edwin Abdul, Direktur Riset SRS melalui virtual Zoom, Selasa 15 Agustus 2023.
Sementara itu, untuk elektabilitas Ganjar Pranowo selisih 6 persen dibandingkan Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan selisih jauh.
"Sebanyak 36,5% menjatuhkan pilihan pada Ganjar sedangkan yang memilih Anies hanya 10,8% dan 11,2% masih galau," ujarnya.
Baca Juga: Preman Kampung Kocak, Kurang Uang Beli Miras lalu Rampas Tas Bocah 10 Tahun di Dayeuhkolot
Menurut Edwin, yang menjadi faktor mengapa Prabowo cenderung teratas dan menjadi pilihan favorit di Jawa Timur, salah satunya lantaran adanya fenomena Jokowi Effect.
Publik Jawa Timur meyakini bahwa approval atau endorsement Jokowi lebih mengarah kepada Prabowo dibandingkan ke Ganjar Pranowo.
"Meskipun tidak semua warga NU memilih PKB, akan tetapi dukungan warga NU terus mengalir kepada Menteri Pertahanan RI," ujar dia.
Baca Juga: Jilatan Es Krim Berbuntut Panjang, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan Selebgram Oklin Fia
Karena itu, kata dia, elektabilitas Prabowo di Jatim patut menjadi sinyal kemenangan di Pilpres 2024 mendatang, mengingat Provinsi Jawa Timur merupakan basis terbesar warga NU.
"Ini selalu menjadi penentu kemenangan seorang capres sejak pilpres 2004," ujarnya. ***
