POJOKSATU.id, JAKARTA-- Setelah beredar cerita palsu atau hoaks Menhan Prabowo cekik dan tampar Wamentan, Harvick Hasnul Qolbi akhirnya buka suara.

Wamentan Harvick Hasnul Qolbi akan mencari waktu yang tepat untuk menjelaskan secara detail beredarnya kabar hoaks Menhan Prabowo tersebut.

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti, sudah melakukan pertemuan dengan Wamentan Harvick.

Dalam pertemuan ini, Haris menjelaskan bahwa Wamentan akan mencari waktu yang tepat di tengah kesibukannnya, untuk menjelaskan secara detail beredarnya kabar hoax tersebut.

Baca Juga: Tujuh Pahlawan Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan Lawan Belanda, Ada Gugur Bersama Seluruh Pasukannya

"Beliau akan mencari waktu yang tepat di tengah kesibukannya untuk klarifikasi cerita dan berita yang menyeret dirinya," kata Haris Rusly Moti kepada wartawan, Jumat 22 September 2023.

Haris juga mengaku bahwa Wamentan merupakan senior sekaligus sahabat karibnya. Sehingga Haris menyebut bahwa kejadian penyebaran hoax itu telah merugikan seniornya itu, terlebih Pak Prabowo Subianto.

"Sahabat dan senior saya itu," ujarnya.

Tak hanya itu, kepada Haris, Wamentan mengaku sangat prihatin atas beredarnya kabar hoax yang menuding dirinya telaj digampar oleh Prabowo.

Baca Juga: Digosipkan Pacaran, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Pakai Kalung yang Sama

"Pak Harvick mengaku prihatin atas beredarnya cerita yang menyeret diri untuk menjatuhkan nama baik Pak Prabowo," tuturnya lagi.

Seperti diketahui, beredar informasi di media sosial jika salah seorang menteri menampar dan mencekik wakil menteri (wamen) di ruang rapat kabinet.

Isu ini dilempar oleh Direktur Seword Media Utama Alifurrahman, yang diunggah lewat kanal YouTube Seword TV.

Kendati tak menyebut nama, tudingan ini mengarah ke Prabowo Subianto. Sebab, selain menteri, Alifurrahman juga menyebut bahwa terduga pelaku merupakan seorang calon presiden (capres).

Baca Juga: Capek Dihujat dan Dijodohkan, Fuji Curhat Begini di Live Tiktok

Prabowo juga sudah mengklarifikasi atas fitnah yang dituduhkan terhadap dirinya itu. Dikuatkan lagi oleh Presiden Jokowi menegaskan bahwa kabar Prabowo Subianto menampar dan mencekik Wamentan itu adalah kabar tidak benar.

"Saya tahu. Tidak ada peristiwa seperti itu," kata Jokowi, Selasa 19 September 2023.

Jokowi menilai isu-isu seperti itu memang kerap muncul lantaran saat ini merupakan tahun politik. Jokowi pun meminta untuk mengkroscek ulang setiap berita-berita yang ada.

"Memang tahun politik ini banyak berita-berita seperti itu. Tolong dikroscek, dikroscek kebenarannya, jangan diterima mentah-mentah setiap ada berita ya," ujarnya.***