POJOKSATU.id - Usai putusan MK soal usia capres cawapres, elite Partai Gerindra langsung berkumpul di kediaman Prabowo Subianto pada Senin 16 Oktober 2023 malam.
Sebelumnya, putusan MK menetapkan bahwa batasan usia capres cawapres boleh di bawah 40 tahun.
Akan tetapi kandidat tersebut harus memiliki pengalaman sedang atau pernah menjabat sebagai kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Baca Juga: Jawaban Jokowi Usai Putuskan MK Beri Peluang Gibran Maju Cawapres, Silahkan Ditebak
Meski elite Partai Gerindra berkumpul di Kertanegara, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah pertemuan itu membahas soal putusan MK.
Sebaliknya, Dasco menyebut bahwa berkumpulnya elite Gerindra itu hanya pertemuan biasa saja.
"Hari ini kita kumpul, rapat dewan pembina Partai Gerindra," kata Dasco, Senin malam.
Kendati demikian, ia mengamini bahwa salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut tidak lain adalah berkenaan dengan Pilpres 2024.
Selain itu, juga akan dibahas soal konsolidasi terkait pemilihan legislatif 2024.
"Kami konsolidasi dan update perkembangan terkini. Tidak hanya soal pilpres, pemilu legislatif juga kita bahas," ucapnya.
Dasco juga mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut memang digelar secara tertutup.
Meski membantah, diyakini pertemuan tersebut juga akan membahas soal putusan MK yang mengabulkan gugatan mahasiswa Solo.
Berdasarkan pantauan, terlihat sejumlah elite Partai Gerindra datang bergantian dan langsung masuk ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Diantaranya Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Habiburokhman, juga Wakil Ketua Dewan Pembina Hashim Djojohadikusumo.
Baca Juga: Prediksi Skor Inggris vs Italia 18 Oktober Kualifikasi Euro 2024: The Three Lions Favorit Menang
Selain itu juga terlihat Waketum Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, Waketum Fadli Zon, serta Wakil Ketua Dewan Pembina Dedi Mulyadi.
Selain Sufmi Dasco Ahmad, juga terlihat anggota Dewan Pembina Gerindra Andre Rosiade.
Elite Partai Gerindra itu juga terlihat kompak mengenakan kemeja putih dan celana gelap sebagaimana yang biasa dikenakan Prabowo Subianto.
Di sisi lain, DPP PDIP juga bergerak cepat dengan memanggil Gibran Rakabuming Raka.
Gibran dipanggil untuk menghadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP besok Rabu 17 Oktober 2023.
"Besok saya dipanggil oleh DPP, sudah dihubungi Pak Hasto," ungkap Gibran kepada wartawan di Solo, Senin malam.
Baca Juga: Heboh Beras Plastik, Pakar Teknologi Pangan IPB: Plastik Lebih Mahal
Akan tetapi Gibran membantah bahwa pemanggilan dirinya itu terkait putusan MK yang membuka peluang dirinya maju di Pilpres 2024.
Gibran menyatakan pemanggilan dirinya itu adalah sebuah hal yang biasa.
Baca Juga: Mengenal Sosok Mayor Bismo, Pahlawan yang Gugur oleh Rakyatnya Sendiri
Selama ini dirinya juga rutin memberikan laporan kondisi terkini terkait perkembangan politik kepada pimpinan partai.
Meski demikian Gibran enggan membeberkan apa saja yang akan dilaporkan sebagaimana yang ia maksud.
Ia memilih untuk memberikan pernyataan lengkap setelah dirinya memenuhi pemanggilan DPP PDIP, besok.
Baca Juga: Misteri Kota Kediri, Konon Presiden Bisa Lengser dari Jabatannya Ketika Datang ke Kota Ini
Seperti diketahui, Gibran Rakabumin Raka selama ini disebut-sebut berpeluang besar jadi cawapres Prabowo Subianto.
Keduanya selama ini juga kerap pamer kebersamaan dan pertemuan secara informal.
Hal yang sama juga kerap dilakukan Jokowi dan Prabowo dimana keduanya selalu memamerkan keakraban.
Baca Juga: Simulasi Pasangan Capres-Cawapres Survei Ipsos : Ganjar-Sandi Tumbangkan Prabowo-Gibran
Sementara, sejumlah kader Gerindra di daerah bahkan juga sudah mendeklarasikan Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo di Pilpres 2024.***


