POJOKSATU.id, JAKARTA— Usai keluar dari PDI Perjuangan (PDIP), Maruarar Sirait atau Ara akan berusaha memenangkan Prabowo-Gibran dari luar struktur tim pemenangan.
Mantan politisi PDIP ini mengaku tidak ada tekanan saat memantapkan hati mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Maruarar akan berusaha memenangkan Prabowo-Gibran dari luar struktur tim pemenangan atau luar TKN Prabowo-Gibran.
Keputusan mendukung Prabowo-Gibran itu bukan didasarkan pada hasil konsultasi dengan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: M Qodari Yakin Pilpres 2024 Satu Putaran, Keyakinannya Sampai 70 Persen, Ini Pemenangnya
"Pak Jokowi tidak pernah mengatakan apa-apa, tidak pernah menginstruksikan apa-apa, tapi saya yakin, hati dan pikiran Pak Jokowi sama," jelas Maruarar Sirait.
Maruarar mengaku hanya mengikuti kata hati dalam menentukan dukungan.
Saat mendampingi Prabowo di Kantor Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia, di Jakarta Pusat, Jumat (19/1), Ara sapaan akrabnya memberikan alasan dirinya mendukung Prabowo.
Dia ingin mendukung dan berupaya memenangkan Prabowo-Gibran dari luar struktur tim pemenangan.
Baca Juga: Wadih Duga Bupati Madina Berakrobat, Bisa Langsung Batalkan SKTT, Malah Suruh Sekda ke Jakarta
Meski resmi mendukung Prabowo-Gibran, Maruarar Sirait mengaku belum mau bergabung Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Diketahui, Maruarar pernah duduk sebagai Anggota DPR RI Komisi XI periode 2004-2009, serta duduk sebagai Ketua Bidang Pemuda Mahasiswa dan Olahraga DPP PDIP masa bakti 2005-2010.
Maruarar juga merupakan Anggota DPR RI periode 2009-2014 dan 2014 hingga 2019 dari PDIP.
Dengan kata lain, sudah tiga periode terpilih sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan.
Sementara pada periode 2019 hingga 2024 ini, Maruarar tidak terpilih dari Dapil Jawa Barat.***

