POJOKSATU.id, JAKARTA-- Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, menyesalkan video viral Presiden Jokowi dan Erick Thohir bagi-bagi sembako di depan Istana Negara, Jakarta.
Beredarnya video dan foto Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir bagi-bagi sembako di depan Istana Negara, Jakarta, ternyata terjadi pada April 2023 lalu.
Arya Sinulingga mengaku menyayangkan sikap salah satu juru bicara (jubir) Anies-Muhaimin, Sulfikar Amin, yang ikut mengunggah foto bagi-bagi sembako di depan Istana Negara tersebut.
Baca Juga: Partai Demokrat Daftarkan 50 Nama Caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ini Nama-namanya
Sebab, foto bagi-bagi sembako di Istana Negara dinarasikan seakan terjadi di tengah tahun politik seperti saat tahun 2024 ini.
"Kami menyayangkan adanya salah satu jubir salah satu capres dari 1, Profesor Sulfikar Amir yang juga dosen di Singapura menyebar gambar hoaks di Twitter (X) mengenai pembagian sembako oleh Pak Erick dan Pak Jokowi di depan istana," ujar Arya kepada wartawan, Jumat (26/1).
Arya menegaskan, bagi-bagi sembako itu dilakukan tahun lalu dan tidak ada hubungannya dengan kontestasi pemilu saat ini.
Baca Juga: Ketua DPRD Madina Akui Diperiksa Polda Sumut Terkait Dugaan Suap PPPK 2023, Dicecar 21 Pertanyaan
Meski unggahan video dan foto ini telah dihapus, Arya mengingatkan agar Sulfikar tidak kembali menyebarkan informasi yang keliru.
Sebagai seorang dosen, kata Arya, Sulfikar seharusnya lebih bijak dalam mengunggah setiap konten di media sosial.
Hasil Survei Capres Cawapres 2024
"Kita inginnya semuanya baik, jadi tolong dihentikanlah penyebaran hoax seperti ini karena tidak baik untuk kita semua," katanya seperti dilansir RMOL.***

