POJOKSATU.id, JAKARTA — Capres Prabowo Subianto melakukan takziah ke rumah Rizal Ramli di Jalan Bangka, Mampang Prapatan, Jaksel, Rabu malam (3/1).

Prabowo yang sebelumnya didukung Rizal Ramli pada Pilpres 2019, memilih jalan rekonsiliasi dengan Jokowi yang terpilih menjadi Presiden 2019-2024.

“Saya memilih jalan rekonsiliasi, beliau mungkin dari segi idealisme (di luar pemerintahan),” kata Prabowo Subianto.

Sosok begawan ekonomi Rizal Ramli dikenal memiliki idealisme yang tinggi dalam mengawal bangsa Indonesia.

Baca Juga: Meski Banding Ditolak, Manajemen PSMS Ucapkan Terima Kasih ke Komding PSSI

Sifat itu pula yang sampai saat ini menjadi penilaian khusus bagi Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan RI terhadap Rizal Ramli.

Saat hadir bertakziah ke kediaman almarhum Rizal Ramli, Prabowo menceritakan pengalamannya memilih jalan berbeda dengan almarhum usai pesta demokrasi Pilpres 2019.

Saat itu, Prabowo yang sebelumnya didukung Rizal Ramli pada Pilpres 2019 memilih jalan rekonsiliasi dengan Joko Widodo yang terpilih menjadi Presiden 2019-2024.

Prabowo masuk ke Pemerintahan Jokowi-Maruf dengan menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

Baca Juga: Gelar Demo ke Kantor Bupati, HMI Cabang Madina Juga Akan Surati Jokowi Terkait Kisruh PPPK Guru 2023

Namun jalan tersebut nyatanya tidak diikuti Rizal Ramli. Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu tetap konsisten di luar pemerintahan dengan mengambil peran oposisi.

"Walaupun kita tetap bersahabat, tapi waktu itu kita memilih jalan yang berbeda," kata Prabowo.

Meski berbeda jalan, Prabowo yang kini kembali bertarung di Pilpres 2024 sangat menghormati Rizal Ramli yang sudah malang melintang menjabat di eksekutif.

"Saya memilih jalan rekonsiliasi, beliau mungkin dari segi idealisme (di luar pemerintahan)," tutup Prabowo.

Baca Juga: Warning PTUN, Para Aktivis Ini Beberkan Bahayanya Bila Gugatan Anwar Usman Dikabulkan

Kaget mendengar kabar Rizal Ramli meninggal dunia, Menhan Prabowo Subianto langsung bergegas ke rumah duka.

"Pak Rizal Ramli memang sahabat saya, beliau seorang intelektual, seorang teknokrat, seorang aktivis yang idealis, banyak pemikiran beliau yang baik," kata Prabowo kepada wartawan.

Capres nomor urut 2 ini pun menyebut RR memiliki idealisme tersendiri. Sehingga, usai Pilpres 2019 lalu, Prabowo memilih jalan yang berbeda dengan RR.

"Hanya kadang-kadang beliau waktu itu mungkin kurang sabar, dan walaupun kita tetap bersahabat tapi waktu itu kita memilih jalan yang berbeda,” ungkapnya.

“Dengan idealisme beliau mungkin beliau ingin perbaikan cepat. Tapi kita hargai, kita saling menghormati. Jadi ya saya juga kaget, beliau telah dipanggil," terang Prabowo.***