POJOKSATU.id, JAKARTA – Prabowo-Gibran kompak menghadiri acara halalbihalal yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di kantornya di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (28/4).

Pasangan presiden dan wakil presiden terpilih tahun 2024 ini tiba di kantor PBNU tidak barengan atau terpisah. Gibran sekitar pukul 13.00 WIB dan Prabowo sekitar pukul 13.20 WIB.

Gibran tiba di PBNU mengenakan baju busana muslim berwarna krem. Sedangkan Prabowo Subianto mengenakan kopiah hitam dan baju busana muslim warna putih.

Baca Juga: Ogah Balikan dengan Rizky Irmansyah, Nikita Mirzani : Ternyata Gua Dibohongi Satu Keluarga Itu, Biar Tuhan yang Balas

Selain Prabowo dan Gibran, tampak hadir pula sejumlah duta besar negara sahabat dan para pengurus PBNU.

Sehari sebelumnya atau Sabtu (27/4), Prabowo tak menghadiri acara tasyakuran dan halalbihalal yang digelar PKS di kantor mereka di Jakarta Selatan.

Absennya Prabowo dalam acara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini disebut pengamat sebagai sinyal penolakan.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno, Sabtu (27/4) mengatakan, Prabowo sepertinya memberi sinyal tidak akan merangkul partai yang dinakhodai Ahmad Syaikhu untuk bergabung di kabinetnya kelak.

Baca Juga: Blak-blakan, Nikita Mirzani Ungkap Dipukuli Rizky Irmansyah di Hadapan Keluarga Sespri Prabowo Subianto Itu

“Tanda-tandanya Prabowo belum sreg dengan PKS. Persisnya nolak,” kata Adi.

Menurut Adi, jika Prabowo cocok dan bakal mengajak PKS untuk gabung ke koalisi pemerintahannya kelak, pasti akan menghadiri acara Halal Bihalal PKS.

Pasalnya, dalam beberapa kesempatan Prabowo menghadiri undangan dari Partai Kebangkitan Bangsa maupun Partai Nasdem.   

“Kalau Prabowo menerima PKS pastinya hadir. Ke undangan PKB saja hadir. Ke Nasdem juga hadir, yang itu artinya Prabowo dengan PKB dan Nasdem punya suasana hati sama,” kata jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.***