POJOKSATU.id, JAKARTA—Pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto kemungkinan besar usai Lebaran atau sesudah Mahkamah Konstitusi (MK) memberi putusan sengketa Pilpres 2024 ini.
Lebaran kemungkinan pada 10 April nanti. Sementara putusan MK soal sengketa Pemilu 2024 ini sesuai jadwal dibacakan pada 22 April nanti.
Menurut Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah, pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan teralisasi, sebab tidak ada jarak antara PDIP dan Gerindra.
“Kalau pertemuan Bapak Prabowo dengan Ibu Megawati kita bersabar, karena kita menunggu proses MK seperti apa," jelasnya, usai buka bersama yatim piatu dan janda di kantor DPD PDIP Jatim, Jalan Kendangsari, Surabaya, Minggu (31/3).
Said Abdullah menyebut pertemuan kedua tokoh itu bakal dilakukan setelah putusan sidang sengketa Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 22 April nanti.
Said juga mengatakan, antara PDIP dengan Gerindra tidak ada masalah terkait ideologi, sehingga pertemuan antara kedua ketua umum sangat cair.
Baca Juga: Kuatkan Ukhuwah Islamiyah, Bey Machmudin Bersilaturahmi dengan PWNU
"Ibu Mega sebagai pemenang Pileg, pak Prabowo sebagai pemenang Pilpres, Insyaa Allah jauh sebelum pertemuan itu akan didahului pertemuan mbak Puan Maharani, nanti setelah putusan MK," kata Said.
Dia menyebut, jika pertemuan antara Prabowo dengan Megawati akan teralisasi usai Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan sengketa Pemilu 2024.
Ketua DPD PDIP Jatim ini meminta semua pihak bersabar. Pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan teralisasi, sebab tidak ada jarak antara PDIP dan Gerindra.
"Jangan buru-buru, tidak ada sebenarnya kalau PDIP dengan Gerindra dari sisi ideologis kami tidak ada persoalan, dari segi politis sama sekali tidak ada persoalan," ungkap Said.
Menurutnya, pertemuan Megawati dan Prabowo adalah hal yang sangat mudah dan sangat cair. Dan pertemuan antara Mega dan Prabowo sangat dinantikan publik.
Mega atau PDIP merupakan pemenang Pileg 2024, sementara Prabowo-Gibran merupakan pemenang Pilpres 2024.***

