POJOKSATU.id - Panel Survei Indonesia (PSI) baru saja merilis hasil survei terkait elektabilitas calon Bupati Jember untuk Pilkada 2024 yang dilakukan pada 14-25 Juni 2024. Survei melibatkan 1600 responden dari total populasi pemilih tetap di Jember, yang mencapai 1.972.216 pemilih. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error 2,45% pada tingkat kepercayaan 95%.
Hasil survei menunjukkan bahwa Faida, mantan Bupati Jember periode 2016-2021, berada di posisi teratas dengan elektabilitas 37,2%. Ia unggul atas Hendy Siswanto (22,1%) dan kader Gerindra, M. Fawait atau Gus Fawait (16,8%).
Tokoh lainnya seperti Gus Firjaun mendapatkan 6,8%, Karimullah Dahrujiadi 5,1%, Gus Jaddin Wajad 2,1%, dan Hadi Supaat 1,7%. Responden yang tidak memberikan jawaban mencapai 8,3%.
Dalam simulasi tiga calon, elektabilitas Faida meningkat menjadi 41,7%, diikuti oleh Hendy Siswanto dengan 30,3%, dan Gus Fawait dengan 20,9%.
Dalam simulasi head-to-head antara Faida dan Hendy, Faida memperoleh 58,9% sedangkan Hendy 34,8%. Jika head-to-head antara Faida dan Fawait, Faida memimpin dengan 59,2% sementara Fawait mendapatkan 32,6%. Head-to-head antara Hendy dan Fawait menunjukkan Hendy dengan 47,9% dan Fawait dengan 34,7%.
Baca Juga: Helldy Agustian Favorit untuk Pilwakot Cilegon 2024 versi Survei PSI
Mahendra Zaini, Direktur Eksekutif PSI, mencatat bahwa tingkat kesadaran masyarakat Jember mengenai Pilkada pada November 2024 cukup tinggi, dengan 83,7% responden menyadari keberadaan pemilihan tersebut.
Bambang Arianto, pengamat politik dari Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta, menilai bahwa keunggulan Faida dalam survei disebabkan oleh pengalamannya dalam pembangunan ekonomi daerah Jember dan kekecewaan masyarakat terhadap bupati saat ini.
Faida dianggap memiliki rekam jejak yang lebih meyakinkan dalam pembangunan daerah dibandingkan dengan kepemimpinan saat ini.

