POJOKSATU.id - Faida, mantan Bupati Jember, muncul sebagai tokoh yang paling diterima oleh masyarakat Jember untuk pemilihan kepala daerah 2024, berdasarkan survei terbaru Laboratorium Suara Indonesia (LSI).
Direktur Eksekutif LSI, Albertus Dino, mengungkapkan bahwa survei dilakukan untuk mengukur preferensi dan elektabilitas calon bupati di Jember.
"Kami berkomitmen untuk berkontribusi melalui penelitian yang berorientasi pada solusi nyata dan berdampak positif bagi masyarakat," kata Albertus dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Faida Unggul dalam Survei CNN untuk Pilkada Jember 2024
Survei LSI dilakukan pada 3-14 Juni 2024, menggunakan metode random sampling dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Jember.
Sebanyak 2.100 responden yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, tersebar secara proporsional di 31 kecamatan di Jember, diikutsertakan dalam survei ini.
Margin of error survei adalah ±2,14 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dengan platform kuisioner digital G-Form untuk kecepatan dan akurasi.
Hasil survei menunjukkan bahwa Hendy Siswanto, Bupati Jember saat ini, memiliki tingkat popularitas sebesar 78,3 persen.
Faida, mantan Bupati Jember, memiliki popularitas 77,9 persen. Tokoh lainnya seperti Muhammad Fawait (67,3 persen), Muhammad Jaddin Wajad (47,3 persen), Agus Sofyan (42,7 persen), Karimullah Dahrujiadi (40,1 persen), Hadi Supaat (34,1 persen), dan Nanang Handono Prasetyo (33,4 persen) juga diukur popularitasnya.
Baca Juga: Unggul di Survei JJI, Elektabilitas Faida Semakin Tinggi
Dalam uji akseptabilitas, Faida unggul dengan tingkat penerimaan 84,7 persen, diikuti oleh Hendy Siswanto (54,8 persen), Muhammad Fawait (52,8 persen), Muhammad Jaddin Wajad (47,8 persen), Agus Sufyan (40,3 persen), dan Nanang Handono (38,9 persen).
Pada uji keterpilihan atau elektabilitas, responden menunjukkan bahwa Faida berada di posisi teratas dengan 26,2 persen, diikuti oleh Hendy Siswanto (19,9 persen), Muhammad Fawait (18,4 persen), Muhammad Jaddin Wajad (5,8 persen), Agus Sofyan (4,7 persen), Nanang Handono (3,4 persen), Hadi Supaat (3,3 persen), dan tokoh lainnya di bawah 2 persen.
Dalam pertanyaan tertutup, Faida meraih elektabilitas 39,1 persen, Hendy Siswanto 25,3 persen, Muhammad Fawait 22,8 persen, sementara 12,8 persen responden menyatakan tidak memilih.
Yusak Farchan, pengamat politik dari Citra Institute, menilai bahwa Faida tetap memiliki peluang kuat untuk menang dalam Pilkada Jember 2024 karena kesan positif yang masih dipegang oleh masyarakat Jember.
"Faida unggul di survei LSI sebagai tokoh yang diterima masyarakat Jember sebagai pemimpin 2024, karena masih mempunyai kesan di mata warga Jember," ujar Yusak.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari partai politik semakin memperkuat peluang Faida dalam pilkada mendatang.
"Faida masih mendapat kesempatan atau peluang untuk menang di Pilbub Jember 2024, terutama dengan adanya dukungan dari partai politik," demikian kata Yusak.

