POJOKSATU.id, JAKARTA-- Survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) kembali menggelar survei Pilgub Sulawesi Utara di 11 kabupaten dan 4 kota di Sulawesi Utara pada 20-28 Juni 2024 dengan melibatkan 1590 warga Sulawesi Utara yang sudah memiliki hak pilih pada pemilu 2024.

Penarikan sampel sebanyak 1590 orang menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error+/-2,46 % dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam survei simulasi terbuka jawaban top of mind dari 1590 responden, Elly Engelbert Lasut (E2L) dengan perolehan 29,7 persen, diurutan kedua Jan Samuel Maringka 27,9 persen, Christiany Eugenia Paruntu 9,3 persen, Steven Kandouw 8,1 persen, Yulius Selvanus Komaling 4,6 persen, Tatong Bara 3,2 persen, Vicky Lumentut 2,2 persen, dan Carlo Tewu 2,1 persen.

Baca Juga: Nama Kaesang Pangarep Dipertimbangkan PDIP di Pilgub Jateng, Ini Beda Pernyataan Hasto dan Puan Maharani

Sedangkan dalam simulasi 5 nama dengan pertanyaan tertutup, tokoh mana yang akan dipilih jika Pilkada Sulawesi Utara digelar hari ini, maka hasilnya tertinggi Elly Engelbert Lasut 32,7 persen, Jan Samuel Maringka 31,8 persen, Steven Kandouw 15,1 persen, Yulius Selvanus ᴋᴏᴍᴀʟɪɴɢ 6,7 persen, dan Christiany Eugenia Paruntu 4,3 persen.

“Namun dalam Survei LKPI menemukan bahwa tingkat akseptabilitas atau penerimaan masyarakat sebagai calon gubernur Sulawesi Utara, Jan Samuel Maringka paling tinggi dengan angka 76,7 persen. Disusul Elly Engelbert Lasut 68,3 persen, Steven Kandouw 58,7 persen, Yulius Selvanus Kᴏᴍᴀʟɪɴɢ 48,9 persen, Christiany Eugenia Paruntu 43,8 persen," kata Direktur Eksekutif Togu Lubis dalam keterangan tertulis, Selasa (2/7/2024).

Sementara itu, kata Togu Lubis, dalam survei juga tergambar tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ᴄapai 61,8 ᴘersen dan yang tidak puas mencapai 38,2 persen.

Menanggapi survei tersebut, Pengamat Politik Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta, Bambang Arianto menilai naiknya elektabilitas Jan Samuel Maringka menjadi 31,8 persen sebagai calon bakal Bubernur Sulawesi Utara 2024, karena adanya dorongan dari masyarakat Sulut yang ingin adanya perubahan dalam segala bidang terutama persoalan hukum.

Baca Juga: Nama Kaesang Pangarep Muncul di Jateng, Anak Buah Prabowo Bilang akan Langsung Dibahas Internal

“Kita melihat naiknya elektabilitas Jan Samuel Maringka sebesar 31,8 , karena masyarakat Sulut yang ingin adanya perubahan dalam segala bidang terutama persoalan hukum,” kata Bambang.

Bambang menyebutkan, Jan Samuel Maringka sebagai mantan Jamintel menjadi salah satu masyarakat Sulut percaya adanya pengakan hukum dan perubahan dalam membangun Sulawesi Utara (Sulut).

“Jan Samuel Maringka sebagai mantan Jamintel menjadi salah satu masyarakat Sulut percaya adanya pengakan hukum. Dan Perubahan dalam membangun Sulawesi Utara (Sulut),” bebernya.

Menurut dia, masyarakat Sulut tidak lagi melihat kepemimpinan dari sosok incumbent atau pejabat daerah, tetapi melihat dari kinerja yang nyata dan yang bisa membawa perubahan bagi pertumbuhan ekonomi maupun keamanan.

“Masyarakat Sulut tidak lagi melihat kepemimpinan dari sosok incumbent atau pejabat daerah , tetapi melihat dari kinerja yang nyata dan yang bisa membawa perubahan bagi pertumbuhan ekonomi maupun keamanan,” ujarnya.

"Meskipun Jan Samuel Maringka sebagai sosok yang baru di Sulut, namun Jan Samuel bisa memiliki peluang menang di Pilgub Sulut 2024, karena masyarakat Sulut ingin adanya perubahan yang nyata,” imbuhnya.***