POJOKSATU.id - Survei terbaru dari Indonesia Development Monitoring (IDM) mengungkap peta kekuatan calon Gubernur Jawa Tengah menjelang Pilkada 2024.
Hasil survei ini menyoroti beberapa tokoh yang berpotensi maju sebagai calon gubernur periode 2024-2029, di antaranya Hendrar Prihadi (mantan Walikota Semarang/Kepala LKPP), Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul (Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah), Ahmad Lutfi (Kapolda Jawa Tengah), Sudaryono (Ketua Gerindra Jawa Tengah), Dico Ganinduto (Bupati Kendal), Yusuf Chudlori (Ketua DPW PKB Jawa Tengah), dan Taj Yasin (mantan Wakil Gubernur Jateng).
Survei yang berlangsung dari 1 hingga 12 Mei 2024 ini menunjukkan bahwa Sudaryono mendapatkan dukungan sebesar 69,8 persen, diikuti oleh Bambang Wuryanto dengan 61,8 persen, Taj Yasin 60,6 persen, Ahmad Lutfi 57,3 persen, Dico Ganinduto 53,7 persen, dan Yusuf Chudlori 52,8 persen.
Baca Juga: Survei Bakal Cagub Jateng TBRC, Sudaryono Patut Diperhitungkan
"Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka, di mana responden diwawancara secara langsung menggunakan kuesioner," jelas Heru Supriyatno, Direktur Eksekutif IDM, Senin, 27 Mei 2024.
Survei IDM menggunakan populasi Daftar Pemilih Tetap di Jawa Tengah pada pemilu 2024, dengan sampel sebanyak 1988 warga Jawa Tengah yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Sampel tersebut diambil secara proporsional dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Survei ini memiliki margin of error ±2,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam uji akseptabilitas masyarakat terhadap para tokoh, Hendrar Prihadi memiliki tingkat akseptabilitas sebesar 70,1 persen, diikuti oleh Sudaryono dengan 69,8 persen.
Sedangkan dalam uji tingkat keterpilihan, Hendrar Prihadi unggul dengan 20,6 persen, diikuti oleh Sudaryono dengan 19,9 persen.
Baca Juga: Unggul di Survei LKPI, Sudaryono Dinilai Cagub Jateng Pilihan Masyarakat, Sosoknya Sudah Dikenal
Pada simulasi tertutup, Hendrar Prihadi memperoleh 23,1 persen, Sudaryono 22,8 persen, Bambang Wuryanto 11,3 persen, Yusuf Chudlori 8,4 persen, Taj Yasin 8,2 persen, Ahmad Lutfi 8,1 persen, dan Dico Ganinduto 7,2 persen. Sebanyak 10,9 persen responden memilih untuk tidak memilih.
Pengamat politik dari FISIP Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Royke Roberth Siahainenia, menilai bahwa hasil survei IDM yang menempatkan Sudaryono sebagai tokoh yang dipilih masyarakat Jawa Tengah mengindikasikan kekuatan Gerindra untuk memenangkan Sudaryono di Pilkada Jateng.
"Pilkada Jateng menjadi adu gengsi partai politik untuk memunculkan jagoannya agar menang. Peluang Sudaryono sangat besar jika Gerindra bisa mengatur strategi pemenangan," ujar dia.
Meski Sudaryono berada di urutan kedua dalam survei IDM, ini menjadi motivasi bagi Gerindra untuk bekerja keras memenangkan Sudaryono sebagai Gubernur Jawa Tengah.
"Sudaryono yang mewakili anak muda berpotensi menarik simpati generasi muda di Jateng," tambah dia.***

