POJOKSATU.ID- Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei head to head antara bakal calon presiden Prabowo Subianto bacapres Anies Baswedan.

Hasilnya, Prabowo unggul telak dari Anies dengan perolehan suara sebesar 50,2 persen. Sedangkan Anies tertinggal jauh dengan 26 persen suara responden.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, survei itu dilakukan dari 18-20 September 2023 dengan melibatkan responden sebanyak 1.206 orang.

Baca Juga: Sidak Dua Kilang Padi di Deliserdang, Pemprov Sumut Urai Penyebab Naiknya Harga Beras

Adapun pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD) dengan margin of error_ mencapai 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Kalau yang masuk putaran kedua adalah Prabowo dan Anies maka Prabowo memperoleh lebih dari 50%, yaitu 50,2% diikuti Anies 26%," kata Djayadi dalam konferensi pers melalui daring, Rabu (4/10/2023).

''Makin jauh jaraknya kalau yang bertarung adalah Anies dan Prabowo, selisihnya di angka 24,2 persen," sambungnya.

Baca Juga: 3 Wakil Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2023, Bisa Sumbang Medali Yuk!

Selain itu, hasil survei LSI kali ini turut menyoroti pola perpindahan dukungan dari simulasi 3 nama ke 2 nama.

Jika yang berhadapan dalam Pilpres 2024 mendatang adalah Anies dan Prabowo, Djayadi menjelaskan, para pemilih Ganjar cenderung memilih Prabowo.

Persentasenya pun cukup besar, mencapai 51,5 persen, sementara Anies hanya mendapat 14,2 persen.

Baca Juga: Skuat Ayam Kinantan Siap Tempur, PSMS Medan Bawa 25 Pemain ke Markas Semen Padang FC

"Kalau Anies dan Prabowo yang bertarung, pertanyaannya adalah pemilih Ganjar kemana?," tanya Djayadi.

"Kalau yang bertarung Anies dan Prabowo, pemilih Ganjar cenderung atau lebih banyak, malah mayoritas ini 51,5% ke Prabowo. Sementara yang pindah ke Anies 14,2%," jelasnya..***