POJOKSATU.id- Pasangan calon (Paslon) Presiden 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, memiliki program unggulan yaitu makan siang gratis.

Namun program makan siang gratis masih menjadi perdebatan karena dianggap mengeluarkan anggaran yang cukup fantastis.

Merujuk pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UN World Food Programme (WFP) menunjukkan dari setiap US$ 1 (US$1= Rp 15.630). Program Makan Siang di Sekolah bisa mendongkrak dampak ekonomi sebesar US$ 9 (Rp 140.670).

Dana tersebut akan berdampak pada ekonomi langsung atau tidak langsung senilai US$ 1 dalam upaya meningkatkan kecerdasan, produktivitas kerja, dan peningkatan kesehatan.

Baca Juga: Tak Malu-malu Lagi, Ayu Ting Ting Akui Sudah Punya Pacar saat Ditanya Jonathan Frizzy

Tidak hanya itu, program makan siang gratis berdampak pada peternak, petani, pelayan, dan UMKM.

Kedepannya semua bahan makanan akan berasal dari peternak, petani, pelayan, dan UMKM terdekat sekolah yang akan diberikan makan siang gratis.

Dalam hitungan tim Prabowo sendiri memperkirakan anggaran dengan asumsi indeks $1 per makan seperti UN WFP.

Artinya, perkiraan anggaran makan siang gratis di sekolah akan menghabiskan dana sekitar US$ 30 miliar atau sekitar Rp 468,9 triliun.

Namun dengan menghabiskan dana yang cukup besar memberikan dampak pertumbuhan ekonomi sekitar 3%.

Untuk mengetahui update hasil survei 15 lembaga survei capres-cawapres Pilpres 2024 silahkan lihat di sini:

https://qc.pojoksatu.id/

Artikel ini ditulis oleh Humaira Dara Asyari dengan judul "Soal Program Makan Siang Gratis, Mampu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi".***