POJOKSATU.id, JAKARTA— Jurubicara (Jubir) Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Imam Priyono, membantah bahwa PPP mendapat tawaran kursi menteri dari kubu Prabowo-Gibran
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dirumorkan mendapat tawaran jatah menteri dari kubu Prabowo -Gibran yang memenangi Pilpres 2024 untuk mengisi komposisi kabinet ke depan.
Soal isu PPP dapat kursi menteri ini terlontar dalam tayangan ‘Bocor Alus’ Tempo dan sempat membuat heboh perpolitikan nasional.
Baca Juga: 6 Caleg DPR RI Kemungkinan Besar Pengisi Kursi Dapil DKI Jakarta 1, Petahana Masih Bertahan
Karena PPP saat ini masih berada di barisan capres cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Jurubicara Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Imam Priyono membantah tayangan 'Bocor Alus' Tempo tersebut.
"Tidak benar ada tawaran kursi menteri ke PPP, dan soal kehati-hatian partai dalam memutuskan soal hak angket lebih kepada upaya PPP melakukan kajian dan manfaat apa yang akan diterima oleh masyarakat, juga pertumbuhan demokrasi jika hak angket tetap digulirkan," ujar Imam dalam keterangannya, Minggu (10/3).
Dia juga menegaskan hingga saat ini proses menjaga suara juga telah dilakukan berjenjang oleh PPP mulai dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota, provinsi dan nasional.
"Tentu tidak benar pula jika dinyatakan bahwa PPP tidak bisa menjaga suara, karena berbagai upaya terus kami lakukan terlebih dengan apa yang kita ketahui bersama bahwa Sirekap sendiri hingga saat ini masih mendapatkan kritik dan masukan dari publik,” bebernya.
Menurut dia, PPP hingga saat ini masih mengawal proses rekapitulasi dengan tetap melakukan kajian mendalam.
Terkait soal hak angket, terutama dampaknya bagi kondisi politik dan ekonomi masyarakat ke depan, tengah dibahas oleh PPP.***

