POJOKSATU.id, JAKARTA-- Ketua DPP PDIP Puan Maharani seperti menyindir adab calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, pada debat cawapres di JCC Senayan, beberapa hari lalu.
Kendati begitu, Puan Maharani tak menyebut secara langsung nama cawapres yang dimaksudnya.
Puan hanya mengaku miris melihat adanya kandidat masih muda tapi menunjukkan adab atau sikap kurang sopan dengan orang yang lebih tua.
“Etika dan perilaku sopan santun anak muda kepada yang lebih tua itu penting sekali sebagai orang Indonesia," kata Puan dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga: Hadiri Konsolidasi Akbar PSI, Kaesang Pangarep Pesan Jangan Remehkan Relawan
Menurut Ketua DPR RI itu, di mana pun berada dan dalam kondisi apapun, adab itu tetap harus dijaga kepada orang yang lebih tua.
"Jangan semena-mena, adab ketimuran di Indonesia harus tetap dijaga,” ujar putri Megawati Soekarnoputri itu.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini menuturkan saat di tempat kerja status dapat dibedakan dengan jabatan dan level tanpa memandang usia.
Jika berbicara soal struktural, lanjut Puan, semua harus dihormati tanpa memandang yang tua dan muda.
Baca Juga: Makin Dekat Pilpres 2024, Jokowi dan Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-77 Kepada Megawati
“Tapi hubungan antara yang tua dan muda secara pribadi atau personal, itu harus dihargai. Kalau nggak seperti itu, bukan Indonesia lagi,” jelasnya.
Selain itu, Puan juga meminta kepada seluruh kader PDIP agar tetap semangat menghadapi Pemilu 2024 yang pelaksanaannya hanya tinggal 22 hari lagi.
Itu Meski ada isu mengenai loyalitas, dia menyatakan PDIP akan tetap hebat. Puan optimis partainya kembali merebut kemenangan ketiga kalinya di Pemilu 2024.
"Solid! Bukan solid partai lain ya. Boleh warna seragam sama-sama merah, tapi beda lah. Kita berjuang bertahun-tahun, mengalami menang-kalah,” tuturnya.***
