POJOKSATU.id, JAKARTA— Capres Prabowo Subianto ternyata sudah sering menemui Gubernur Jatim Khofifah untuk dijadikan Ketua Tim Pemenangan Prabowo di Pilpres 2024 nanti.

Meski beberapa kali ditemui Prabowo dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, namun Khofifah Indar Parawansa belum memberi kepastian ya atau tidak menerima tawaran ini.

Khofifah mau dijadikan ketua tim pemenangan Prabowo karena Gubernur Jatim ini memiliki kekuatan elektoral besar, kader Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU.

Nama Khofifah masuk dalam hitungan elite Gerindra, karena dianggap sosok penting yang akan membantu kemenangan Prabowo.

Baca Juga: Anies Baswedan Seolah Menyindir, Negara Tak Boleh Berhitung Untung Rugi dengan Rakyat

Menurut Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad, seperti dilansir RMOL, Minggu (24/9), Prabowo atau Gerindra memang sudah sejak lama menginginkan Khofifah masuk kubu Prabowo sebab Khofifah dianggap sebagai figur yang penting untuk kemenangan Ketua Umum Gerindra itu.

Sadad menambahkan, Prabowo Subianto dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Khofifah.

Momen pertama terjadi saat Prabowo bersilaturahmi dengan Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sehari setelah Idulfitri 1443 Hijriah pada 3 Mei 2022.

Pertemuan Khofifah dengan Prabowo berikutnya terjadi di restoran de Soematra, Gubeng, Surabaya. Keduanya bicara empat mata selama kurang lebih 90 menit, Senin malam (13/2/2023).

Baca Juga: Berkunjung ke Sejumlah Pesantren di Jawa Timur, Mahfud MD Sebut Tak Terkait Musim Cawapres

Sementara itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani bahkan disebut lebih intens menemui Khofifah. Terakhir pertemuan keduanya terjadi di Sriwijaya Room Hotel Sheraton, Surabaya.

"Memang dari sejak kedatangan Pak Muzani tahun lalu, Pak Prabowo datang ke Grahadi riyayan dua lebaran yang lalu,” jelasnya.

Diakui Gerindra, intensnya pertemuan Prabowo dan Muzani dengan Khofifah ini demi menjadikan Gubernur Jatim itu sebagai Ketua Tim Sukses Prabowo di 2024 nanti.

Namun diakui, hingga hari ini, Khofifah tak kunjung memberi kepastian.

Baca Juga: Siap Berikan Kepastian Hukum, Ganjar Pranowo Bicara Pentingnya Regulasi Pelaku UMKM

“Memang arahnya menuju ke sana, tapi memang sampai hari ini kan belum ada kepastian," jelas Sadad.

"Kalau memang kami tidak menghitung kekuatan Bu Khofifah secara elektoral, secara basis dukungan, enggak mungkin. Berapakali coba dihitung, Pak Muzani, Pak Prabowo dua kali," jelas dia

"Tapi siapapun yang nanti akan dipilih Pak Prabowo, kami semua kader partai, struktur, DPD, DPC sampai akar rumput semuanya samina wa athona pada keputusan politik yang diambil oleh ketua umum," kata Ketua DPD Gerindra Jatim ini.***