POJOKSATU.id, JAKARTA— Seolah meniru kebijakan Jokowi yang sering melantik relawan jadi menteri, Prabowo-Gibran juga berencana memberdayakan relawan.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut Pemerintahan Prabowo-Gibran mempertimbangkan setiap sosok yang berjasa di Pilpres 2024 masuk ke kabinet.
Calon-calon menteri ini berasal dari seluruh kalangan, termasuk relawan yang berjasa menghantar Prabowo-Gibran menang di Pilpres 2024 lalu.
Menurut Muzani, Prabowo-Gibran akan mempertimbangkan sosok yang dianggap membantu kemenangan mereka di Pilpres 2024.
"Pemerintahan Prabowo-Gibran adalah pemerintah yang dibentuk berdasarkan hasil pemilihan umum presiden, dan tentu saja mereka-mereka yang berjuang mendapatkan pandangan dari presiden dan wakil presiden terpilih," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9/2024).
Baca Juga: Anggota DPR RI Dilantik Hari Ini, 68 Kader PKB Terpilih Kena Baiat Malam-malam
Dia menegaskan, seluruh sosok yang dipertimbangkan masuk ke kabinet Prabowo-Gibran akan berasal dari seluruh kalangan tanpa terkecuali, termasuk relawan.
"Semuanya diperhatikan," ungkap Muzani.
Kendati demikian, dia tak menjawab dengan tegas terkait adanya kritik zaken kabinet atau kabinet ahli sulit terbentuk karena banyaknya koalisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Tetapi semuanya akan tergantung kepada presiden yang akan mengambil keputusan karena ini adalah pemerintahan presidensil," jelas dia.
Muzani juga menyebut banyak pakar yang ingin menjadi menteri di Pemerintahan yang akan datang.
Sementara itu, Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut Prabowo memberikan kesempatan bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam pemerintahan bila bisa memenuhi syarat yang diberikan.
Baca Juga: Isi BBM Harus Gunakan Barcode, Jangan Bingung, Begini Cara Mendapatkan Barcode Pertamina
"Pak Prabowo memberikan kesempatan bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam pemerintahan bila bisa memenuhi syarat yang diberikan Pak Prabowo," kata Dahnil saat ditemui usai acara Deklarasi Ormas dan Pengukuhan Pengurus Besar Matahari Pagi Indonesia di Jakarta, Sabtu.
Ia membeberkan, ketiga kriteria tersebut, yakni pertama, calon menteri dalam kabinet harus memiliki integritas, seiring dengan komitmen Prabowo yang ingin memberantas korupsi.
Kedua, harus memiliki kompetensi. Menurut Dahnil, sejak awal Prabowo ingin membentuk kabinet zaken atau kabinet menteri yang mengurus berbagai hal spesifik dalam pemerintahan, sehingga calon menteri Prabowo nantinya harus memiliki kompetensi.
Selanjutnya kriteria ketiga, yaitu harus loyal. Dia menyebutkan loyalitas penting bagi Prabowo, sebab dia ingin memastikan kapten dalam koalisi pemerintahan merupakan Prabowo.***

