POJOKSATU.id, JAKARTA -- Sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih mundur dari jabatannya menjelang Pilpres 2024.

Bahkan orang yang pernah berpasangan dengan Jokowi di Pilgub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok turut mengikuti langkah Cawapres Mahfud MD.

Ahok, sapaan akrabnya diketahui orang yang paling fanatik terhadap Jokowi. Ia selalu membangga- banggakan kinerja Presiden Jokowi.

Baca Juga: Hadirkan Makanan Tradisional Sampai Kekinian, Kuliner Pasat Kreatif Tebing Tinggi Menarik Animo Masyarakat

Namun nyatanya, kefanatikan Ahok mulai berubah haluan. Ia sekarang memilih jalan cawapres yang diusung partainya, yaitu PDIP.

Dari catatan redaksi, dalam sepeken sudah ada 3 pejabat di lingkaran Jokowi yang mengundurkan diri dari jabatannya. Berikut nama- namannya.

1. Mahfud MD

Mahfud MD telah mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi dari Menko Polhukam.

Pengunduran diri Mahfud MD langsung disampaikannya disela-sela kunjungan di Pura Ulun Danu Tirta Gangga, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Rabu (31/1/2024).

Baca Juga: Jadi Tempat Rekomendasi Wisata, Ini 8 Pulau Indah yang Mengelilingi Danau Toba

Mahfud juga menunjukkan surat resmi pengunduran dirinya dari Kabinet Indonesia Maju.

Surat pengunduran diri disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (1/2).

Mahfud menyebut ada bebrapa poin utama dalam surat pengunduran dirinya tersebut,

Salah satu poinnya, yaitu murni etik dan juga sekaligus untuk kerja politik.

Dengan tidak lagi menjabat sebagai menteri, kata Mahfud, ia bisa bicara dan bekerja tanpa ragu. Namun, Mahfud menyebut, bukan berarti dirinya bakal membocorkan rahasia negara.

Baca Juga: Luhut Binsar Panjaitan Resmi Dukung Prabowo-Gibran, Alasannya Sederhana

“Saya (mundur dari Menko Polhukam) murni etik dan juga sekaligus untuk kerja politik. Kan sudah saya katakan, biar enak kerja politiknya,” kata Mahfud.

2. Jaleswari Pramodhawardani

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani sekaligus Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud resmi mengundurkan diri terhitung sejak Kamis (1/2/2024). Artinya pengunduran dirinya berbarengan dengan cawapres 03.

Lewat keterangan tertulisnya, alasan Jaleswari Pramodhawardani mengundurkan diri tak jauh berbeda dengan Cawapres Mahfud MD yaitu perihal merawat etika berpolitik.

Baca Juga: Mengungkap Makna Tersembunyi Kombinasi Shio dan Lima Unsur Kekayaan!

Surat pengunduran diri Jaleswari Pramodhawardani sudah dikirim ke presidenan melalui Kepala Staf Kepresidenan (Moeldoko) terhitung 1 Februari 2024.

"Saya menyadari penuh bahwa saya perlu menghindari situasi dimana saya dapat dipersepsikan sebagai beban politik bagi Bapak Presiden maupun lembaga kepresidenan secara umum dikarenakan pilihan politik pribadi saya," kata dia.

3. Basuki Tjahaja Purnama

Kali ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok turut mengikuti langkah Cawapres Mahfud MD.

Ahok, sapaan akrap resmi mengundurkan diri dari Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero).

Mantan Gubernur DKI itu menunjukkan bukti surat pengunduran dirinya lewat instagram pribadinya @basukibtp tertanggal 1 Februari 2024.

"Unggahan ini merupakan bukti tanda terima Surat Pengunduran Diri saya sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) yang saya serahkan hari ini, 2 Februari 2024," kata Aho dikutip, Jumat (2/2/2024).

Alasan Ahok mengundurkan diri karena untuk memperjelas arah dukungan politiknya untuk Ganjar Pranowo.

Politisi PDIP mengaku setelah mundur dari Komut Pertamina, ia akan mengkampanyekan Ganjar- Mahfud.

"Dengan ini, saya menyatakan mendukung serta akan ikut mengkampanyekan pasangan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD," terangnya.

Ahok juga menuturkan, pengunduran dirinya sebagai langkah agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politiknya sebagai kader PDIP.

"Ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya. Merdeka! Merdeka! Merdeka!," terangnya lagi.***