POJOKSATU.id,BALI— Kisah menyentuh hati viral di media sosial memperlihatkan seorang bocah perempuan kelas 1 SD yang menangisi jenazah ayahnya yang tewas karena diduga maling ayam aduan.
Kisah sedih ini terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Korban tewas berinisial KD warga Desa Sidatapa yang tewas dikeroyok massa usai tepergok diduga mencuri ayam.
Kejadian tragis ini terjadi pada Jumat (24/7) dinihari di Banjar Dinas Juwuk Legi. Korban sempat diseret di aspal dan diikat kaki dan tangannya di lokasi.
Baca Juga: Viral, Kantor Hotman Paris di Demo di Kelapa Gading Diduga Buntut Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Dalam video yang beredar, bocah kelas 1 SD ini yang merupakan putri bungsu korban, terlihat sedih menyaksikan jenazah ayahnya tergeletak di kerumunan warga.
“Bapak,bapak, bapak, “ isaknya saat melihat jenazah ayahnya yang terbaring di kelilingi kerumunan warga.
Perbekel (Kepala Desa) Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, I Made Sutama, menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut.
Korban KD meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, dua di antaranya masih bersekolah, salah satunya masih duduk di kelas 1 SD.
"Anaknya ada tiga. Yang paling besar sudah menikah, yang nomor dua baru kelas 1 SMA, dan yang paling kecil masih kelas 1 SD,” ujar Kades.
Baca Juga: Viral Pria Diduga Mabuk Naik Excavator Saat Penertiban Bangli di Cikampek, Ini Penjelasan Camat
“Kemarin saya yang menjemput jenazahnya. Saat tiba di rumah, melihat anaknya menangis tersedu-sedu, saya benar-benar sedih," ungkapnya lagi.
Sutama juga menyebut keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Sutama menyayangkan peristiwa yang menewaskan salah seorang warganya. Menurutnya, apa pun dugaan pelanggaran yang dilakukan seseorang, penyelesaiannya semestinya ditempuh melalui jalur hukum.
Dia menyayangkan sikap warga Desa Banjar Dinas Juwuk Legi yang main hakim sendiri yang mengakibatkan korban KD meninggal dunia padahal hanya gara-gara diduga maling ayam aduan.***

