POJOKSATU.id- Menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024, hasil jajak pendapat mengungkapkan bahwa hanya 5% dari Generasi Z (Gen Z) sama sekali tidak mengikuti berita politik terkait Capres dan Cawapres.

Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas Gen Z masih memperhatikan perkembangan politik, meskipun dalam tingkat yang bervariasi.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Pojoksatu.id, Radar Bogor, dan Metropolitan melibatkan sampel dari 100 orang Gen Z menyoroti tingkat partisipasi dan minat politik dari generasi muda ini.

Meskipun 5% yang tidak mengikuti berita politik menunjukkan adanya kelompok kecil yang tidak terlibat, namun angka tersebut relatif rendah dibandingkan dengan mayoritas yang masih mengikuti perkembangan politik.

Baca Juga: Di Kampanye Akbar Prabowo-Gibran GBK Berkibar Bendera Merah Mirip Bendera PDIP, Ternyata Faktanya Ini

Penting untuk dicatat bahwa partisipasi politik dari berbagai segmen masyarakat, termasuk Gen Z, penting dalam menjaga kesehatan demokrasi.

Meskipun masih ada 5% yang tidak mengikuti berita politik merupakan hal yang patut diperhatikan.

Faktor-faktor yang mungkin memengaruhi tingkat partisipasi politik dari Gen Z meliputi aksesibilitas informasi, minat personal, dan persepsi terhadap relevansi politik dengan kehidupan sehari-hari.

Meskipun masih ada sebagian kecil dari Gen Z yang tidak mengikuti berita politik, namun tingkat partisipasi yang tinggi dari mayoritas menunjukkan harapan bahwa generasi muda ini tetap terlibat dalam proses politik dan demokrasi negara.***

Artikel ini ditulis oleh Humaira Dara Asyari dengan judul "Sebanyak 5% Gen Z Tidak Mengikuti Berita Capres-Cawapres Pemilu 2024".