POJOKSATU.id, JAKARTA -- Partai Golkar mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat pada pemilihan umum (Pemilu ) 2024.

Hal ini terlihat dari naiknya elektabilitas Partai Golkar dengan mendapatkan suara tertinggi kedua setelah PDI Perjuangan.

Pengamat politik Institute for Digital Democracy (IDD) Yogyakarta Bambang Arianto menilai bahwa naiknya elektabilitas partai Golkar pada Pemilu 2024 karena adanya pengaruh dari sosok Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Baca Juga: 7 Caleg Dapil Sulsel 3 Ini Berpeluang Lolos ke Senayan, Hasil Real Count KPU Sudah 64 persen: Nasdem dan Gerindra 2 Kursi

Bambang mengatakan, arah kepemimpinan Airlangga Hartarto dalam membawa kursi Golkar menjadi 14,59 persen sangat tinggi.

"Ya saya melihat arah kepemimpinan Airlangga Hartarto  telah membawa kursi Golkar capai 14,59 persen, itu sangat tinggi dan ini pengaruh sosok beliau," kata Bambang saat dihubungi, Senin (19/2/2024).

Bambang menyebutkan, saat ini partai Golkar terus naiknya elektabilitasnya di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Hal ini karena peran Airlangga dalam memilih kader yang tepat dan bergeraknya mesin politik yang tidak main-main membawa perubahan bagi partai Golkar.

Berbeda halnya di masa kepemimpinan Akbar Tanjung di tahun 2004, di mana suara Golkar cenderung menurun.

Baca Juga: Real Count KPU Hampir 40 Persen, Ini Kemungkinan 10 Nama Lolos Caleg DPR RI Dapil Sumut 2

"Pasca rebound pertama pasca Akbar Tanjung, saat ini partai Golkar terus naiknya elektabilitasnya di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto," ucap Bambang.

Karena itu, Bambang menilai citra Golkar dimata masyarakat saat ini semakin tinggi dan dipercaya sebagai partai yang mampu membawa perubahan dalam ekonomi.

Selain sebagai Menteri Perekonomian, Airlangga juga memiliki banyak kegiatan Golkar saat ini dalam  kegiatan ekonomi, seperti  UMKM bagi masyarakat dan kegiatan yang membantu perekonomian masyarakat.

Selain itu, Airlangga juga sebagai Ketum Golkar mampu merangkul anak muda masuk menjadi kader Golkar dan menarik suara anak muda pada pemilu 2024 ini.

"Airlangga mampu merangkul anak-anak mudah jadi kader Golkar dan menarik suara anak muda pada pemilu 2024 ini," bebernya.

"Solidnya Ketum dan kader sehingga mendongkrak elektabilitas partai Golkar yang tinggi pada pemilu 2024 ini," ucapnya.

Seperti diketahui, ada 9 partai politik yang memenuhi syarat ambang batas parlemen dan lolos ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Perolehan suara tertinggi diraih PDI Perjuangan. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu mendulang 16,36 persen suara.

Selain itu, ada tiga partai politik lain yang perolehan suaranya di atas 10 persen yakni Partai Golkar (14,59 persen), Partai Gerindra (13,51 persen), dan Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB (10,73 persen).

Selanjutnya, Partai Nasdem menempati posisi kelima dengan perolehan angka 9,94 persen, lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan suara 8,40 persen.

Kemudian, ada Partai Demokrat dengan 7,60 persen suara, dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendapat 7,06 persen suara. Sementara, suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di bawah 4 persen, yakni 3,88 persen.***