POJOKSATU.ID, SUMUT - Hasan Basri Sagala terpilih menjadi Calon Wakil Gubernur mendampingi Edy Rahmayadi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Kini nama banyak yang mengulik nama Hasan Basri Sagala. Hal tersebut karena dirinya akan mendampingi petahana di Pilgub Sumut 2024. Menurut Edy Rahmayadi, kriteria wakilnya ada pada Hasan Basri Sagala.
Profil
Hasan Basri Sagala berasal dari Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumut. Pria kelahiran 10 Juni 1977 ini, menghabiskan masa kecil hingga SMA di daerah asalnya.
Baca Juga: Joy Red Velvet Dikabarkan Akan Hengkang, SM Entertainment Angkat Suara
Semasa SD Hasan Basri duduk di 2 sekolah yakni SDN No. 112224 Kotapinang dan MIS Islamiyah Kotapinang. Hasan kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah di SMPN 1 Kotapinang dan MTs Islamiyah, serta SMAN 1 Kotapinang.
Setelah lulus dari SMA, suami Linda Sahfitri itu berkuliah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Medan. Ia pun menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana di Universitas Indonesia (UI) dan mendapatkan gelar M.Si atau Magister Sains.
Di Jakarta lah perjalanan karir dan keorganisasian Hasan dimulai. Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.
Baca Juga: Kisruh PPPK Madina 2023, Advokat Andi Candra : Masih Ada Aktor Intelektual Bersembunyi
Hasan merupakan Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang merupakan organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU). Hasan menjabat Kasatkornas Banser sejak Agustus 2021.
Pada pelaksanaan ibadah haji 2024, Hasan Basri ditunjuk sebagai Ketua Pengendali Petugas (Dalga) Haji Indonesia. Hasan Basri memilih PDIP sebagai kendaraan politiknya.
Dilihat dari akun Instagram @hasan_basri_sagala, pria tersebut pernah mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk mewakili daerah pemilihan (dapil) Sumut II yang meliputi Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias, Sibolga, Samosir, hingga Tapanuli.
Harta Kekayaan
Hasan Basri Sagala, wakil Edy Rahmayadi, memiliki harta sebesar Rp 3,4 miliar, yang terdiri dari 2 bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp 1,8 miliar.
Hasan juga hanya memiliki 1 unit sepeda motor senilai Rp 5 juta dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 95 juta, serta kas senilai Rp 1,5 miliar tanpa hutang. ***

