POJOKSATU.id - Pasangan capres cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pastikan akan mendorong Indonesia menjadi negara yang akan mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian energi.
Dengan sejarah kepemimpinannya di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Pemuda Tani Indonesia (PTI), Prabowo dapat menyusun rencana komprehensif untuk mencapai swasembada pangan nasional.
Komandan Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono mengatakan, pihaknya tidak akan hanya berkonsentrasi pada pembangunan militer.
Baca Juga: Jokowi Berharap Prabowo-Gibran Lanjutkan Pembangunan Jika Menang Pilpres 2024
Namun Prabowo-Gibran ingin melihat Indonesia menjadi bangsa yang mandiri di sejumlah bidang, termasuk pangan dan kemandirian energi.
"Prabowo-Gibran sangat memahami pertahanan negara tidak terbatas hanya di urusan militer, tetapi juga mendorong bangsa kita jadi mandiri, baik dari mandiri energi dan pangan lewat swasembada. Ini yang sering dilupakan," kata Budisatrio, Minggu 7 Januari 2023.
Mendorong kedaulatan pangan dan kemandirian energi secara progresif adalah salah satu inisiatif utama yang digagas dan didukung oleh Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Sekjen PDIP Sebut Ada Pembelian Pesawat Bekas oleh Prabowo Tanpa Konfirmasi ke Jokowi
Bahkan kedaulatan pangan dan kemandirian telah ertulis dalam visi dan misi Prabowo-Gibran.
"Kami akan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada impor pangan, serta melakukan produksi dan pengolahan pangan di dalam negeri. Jadi, ada hilirisasi komoditas pangan dan pengembangan energi mandiri," tutur Budisatrio.
Ia juga menuturkan, Prabowo-Gibran akan memperbaharui teknologi pertanian dan menyempurnakan program food estate yang ada saat ini menjadi lumbung pangan lokal, regional, dan nasional yang terintegrasi.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Anggap Biasa-biasa Saja Pertemuan Jokowi dengan Prabowo
"Ini bertujuan guna untum menjamin pasokan produksi pangan," tuturnya.
Tak hanya itu, tujiannya dilakukan hilirisasi komoditas pertanian, tak lain dalam rangka meningkatkan perekonomian pedesaan dan membangun usaha kecil skala desa yang dapat meningkatkan operasional kelompok usaha pertanian.
Salah satunya, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Koperasi Unit Desa (KUD), juga dilakukan hilirisasi komoditas pertanian.
Selanjutnya, kata Budisatrio, tujuan Prabowo-Gibran adalah mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak untuk mencapai kemandirian energi.
Hal ini dicapai dengan mempercepat pertumbuhan dan perluasan pembangkitan biosolar dalam negeri.
Baca Juga: Dibongkar Petinggi Gerindra Isi Pertemuan Prabowo dan Jokowi, Ternyata Soal Dukungan dan Program
"Untuk menghilangkan konsumsi BBM Solar dari pengadaan impor, program ini juga sekaligus untuk mendorong pengembangan ekonomi hijau yang mengalihkan konsumsi BBM dari minyak bumi ke BBM biofuel yang lebih ramah lingkungan," tuturnya.
Sementara itu, Mawahib Afkar dari Tim Kampanye Daerah (TKD) menuturkan, pendekatan ini melibatkan rencana intensifikasi dan ekstensifikasi yang meningkatkan produksi lahan pertanian.
Bahlan keikutsertaan Prabowo-Gibran dalam pembicaraan dengan Aliansi Tani di Kabupaten Kudus menunjukkan dedikasi mereka dalam meningkatkan produksi pangan dalam negeri.
Baca Juga: Prabowo Makan Malam Bareng Jokowi, Ganjar: Mencederai Etika Politik!
"Ini meningkatkan produksi pangan dalam negeri. dengan penekanan pada generasi petani penerus pada khususnya," tuturnya.***
