POJOKSATU.id, MEDAN-- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkap alasan pihaknya menolak mengusung Edy Rahmayadi di Pilgubsu 2024.

Padahal PKS sudah menjalin komunikasi selama dua bulan dengan Edy Rahmayadi untuk mencari partai lain untuk berkoalisi dan siap mendeklarasikan Edy bersama pasangannya.

Jika gagal mendapatkan perahu politik, maka Edy Rahmayadi merupakan incumbent atau petahana Gubernur Sumut yang dinilai tak bisa mengajak partai lain bergabung dengannya.

Sikap PKS yang menolak Edy ini diungkap Jubir PKS Ahmad Mabruri kepada wartawan, Minggu (4/8/2024).

Baca Juga: Selain Zahir Mantan Bupati Batu Bara, Adik Kandungnya Faizal Juga Ditahan Kasus PPPK 2023

Menurutnya, selama dua bulan Edy diberikan kesempatan untuk mencari partai lain yang bisa berkoalisi. Namun tak kunjung berhasil. Tetap saja Edy gagal memenuhi syarat dari PKS tersebut.

Dan Edy sudah dua kali memperpanjang waktu untuk bisa membawa partai lain yang juga bisa mendukungnya di Pilgubsu 2024.

Karena kegagalan Edy ini, PKS lalu menjalin komunikasi dengan Bobby Nasution. Lalu PKS mengajukan syarat agar Bobby menerima sembilan tawaran mereka, dan ternyata Bobby setuju.

"Ketika ada 9 keinginan PKS yang dijalankan kalau BN menang pilkada, yang bersangkutan langsung tanda tangan,” ujarnya.

Baca Juga: Terancam Diboikot usai Pamer Makan McDonalds, Fans Suho Bakal Donasikan Hasil Fankit untuk Palestina saat Leader EXO Itu Konser di Jakarta

Atas dasar kesepahaman itu, DPP PKS lalu memberikan SK dukungan kepada Bobby Nasution di Pilgubsu 2024.

"Di Sumut PKS nggak punya kemewahan untuk mengusung calon sendiri. Calon yang ada hanya dua BN (Bobby Nasution) dan ER (Edy Rahmayadi)," katanya.

Sementara itu, Edy Rahmayadi sebagai incumbent di Pilgubsu 2024 diprediksi akan sulit berlayar usai bergabungnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke koalisi Bobby Nasution.

Menurut analisa Amir Hamdani Nasution, PDIP bisa saja mengurungkan niatnya untuk tidak mengusung petahana Edy Rahmayadi karna variabel basis Edy terindikasi bergerak menuju keadaan yang rapuh.

Baca Juga: DIBUKA Agustus Minggu Pertama, Begini Cara Membuat Akun SSCASN dan Cek FORMASI, Seleksi CPNS 2024 Tidak Sekaligus PPPK

Amir Hamdani Nasution, Pengamat Politik dari Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) ini menilai Pilgubsu 2024 tidak akan menjadi sesuatu yang menarik apabila Edy Rahmayadi tidak ikut bertarung dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung 27 November 2024 nanti.

Ketua YRKI ini memprediksi akan sulit bagi Edi Rahmayadi berlayar seiring dengan berlabuhnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke koalisi Bobby Nasution.

“Kita mesti ingat bahwa militansi kader dan loyalitas pemilih PKS selalu mempunyai pengaruh yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam setiap Pilkada," ujar Amir Hamdani yang juga aktif sebagai Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) As-Syafi'iyah Medan ini.***