POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi partai politik (parpol) peraih suara terbanyak di Mandailing Natal (Madina) Sumut di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.
Tentu menjadi pertanyaan publik apakah otomatis PKB akan menjadi partai peraih kursi terbanyak dan menjadi calon kuat Ketua DPRD Madina.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, M Ikhsan Matondang, memberikan jawaban terkait PKB menjadi parpol peraih suara terbanyak di Madina ini.
Menurut Ketua KPU Madina, saat ini mereka baru menetapkan hasil perolehan suara belum menetapkan perolehan kursi dan calon terpilih DPRD Madina.
“Dan KPU hanya sampai penetapan perolehan kursi dan calon terpilih per partai per dapil. Untuk pelantikan dan alat kelengkapan lain diatur dan dilaksanakan lembaga yang berwenang,” jelasnya melalui WhatsApp (WA), Minggu (3/3/2024).
Lebih lanjut Ketua KPU Madina menjelaskan, penghitungan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih DPRD Madina tahapannya adalah sebagai berikut :
Jika tidak ada permohonan perselisihan hasil, paling lambat 3 hari sejak KPU menerima pemberitahuan dari MK daftar register permohonan perselisihan hasil pemilu anggota DPRD kabupaten/kota.
Baca Juga: Mas Menteri Pastikan Tunjangan Ini SIAP CAIR Bagi Guru Serdik Atau Belum Serdik, Pahami Lagi Jenisnya!Baca Juga: Mas Menteri Pastikan Tunjangan Ini SIAP CAIR Bagi Guru Serdik Atau Belum Serdik, Pahami Lagi Jenisnya!
“Dan jika ada permohonan perselisihan hasil, paling lambat 3 hari setelah KPU menetapkan hasil pemilu secara nasional pasca putusan MK,” jelasnya.
Diketahui, dari rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU Madina yang berakhir Sabtu (2/3/2024) malam dari 23 kecamatan yang ada di Madina, PKB menjadi pemuncak suara parpol dengan meraih total 38.776 suara.
Partai Golkar dan Gerindra menempati urutan kedua dan ketiga. Partai Golongan Karya mendapat 37.155 suara. Sementara Gerindra mendapat 34.282 suara.
Dari lima dapil yang ada di Madina, total suara PKB sebanyak 38.776 suara. Suara ini diperoleh dari Dapil 1 sebanyak 9.549 suara, Dapil 2 sebanyak 6.799 suara, Dapil 3 sebanyak 5.609 suara, Dapil 4 sebanyak 9.243 suara, dan Dapil 5 sebanyak 7.576 suara.
Peringkat kedua ditempati Partai Golkar dengan total perolehan 37.155 suara. Suara Partai Golkar dari Dapil 1 sebanyak 5.584, Dapil 2 sebanyak 12.695 suara, Dapil 3 sebanyak 6.050 suara, Dapil 4 sebanyak 8.644 suara, Dapil 5 sebanyak 4.182 suara.
Peringkat ketiga ditempati Partai Gerindra dengan perolehan 34.282 suara. Suara Gerindra dari Dapil 1 sebanyak 11599 suara, Dapil 2 sebanyak 5.002 suara, Dapil 3 sebanyak 5.436 suara, Dapil 4 sebanyak 4.494 suara, Dapil 5 sebanyak 7.751 suara.***

