POJOKSATU.id, JAKARTA— Siti Atikoh Suprianti, istri Capres Ganjar Pranowo, meminta warga yang memilih pasangan Ganjar-Mahfud MD pada 14 Februari 2024 nanti jangan takut diintimidasi.

Siti Atikoh Suprianti menghadiri silaturahmi warga dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di Gudang New Sedulur Estu, Jalan A Yani, Kembang Tanjung, Bareng, Kecamatan Bareng, Minggu (28/1).

Siti Atikoh mengajak rakyat tidak takut melawan segala tindak intimidasi dan bersedia melaporkan kasus kecurangan bila ditemukan di lapangan.

Baca Juga: Pelaku Begal Sadis yang Rudapaksa Korbannya Anak di Bawah Umur Ditangkap, Kakinya Sempat Ditembak Polisi

Kehadiran Atikoh disambut anggota DPR RI periode 2019-2024 sekaligus Wasekjen PDI Perjuangan, Sadarestuwati, yang sekaligus mendampingi Atikoh di lokasi.

Sama seperti kesempatan sebelumnya, pada saat pidato Atikoh menyebutkan sejumlah program kerakyatan pasangan Ganjar-Mahfud, mulai KTP Sakti, Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana, Akses Internet Gratis, hingga Insentif bagi Kader Penggerak Posyandu.

Dia juga mengajak warga Jombang, khususnya ibu-ibu, untuk bergerak ke TPS, sembari mengajak saudara-saudaranya untuk memilih Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Polda Jambi Tanggapi Laporan Pengaduan Dugaan Kecurangan Seleksi PPPK Kerinci 2023

"Siap bergerak ya, datang ke TPS, itu yang pertama. Kemudian ajak teman dan saudara untuk pilih nomor tiga. Jangan lupa, lainnya diberitahu ya," tutur Atikoh.

Dia mengingatkan, 14 Februari merupakan momen penting bagi rakyat untuk menentukan masa depan Indonesia lima tahun ke depan, bukan demi kepentingan sendiri atau golongan.

"Saya ingin mengutip perkataan Mas Ganjar, bahwa ini bukan tentang Ganjar, ini bukan tentang Mahfud. Ini untuk Indonesia, karena satu hari di bulan Februari, yakni tanggal 14, akan menentukan arah ke mana Indonesia akan dibawa lima tahun mendatang," urainya.

Hasil Survei Capres Cawapres 2024

Dia juga mengajak rakyat tidak takut melawan segala tindak intimidasi dan bersedia melaporkan kasus kecurangan bila ditemukan.

"Jangan lupa juga, diawasi. Kita semua harus mencegah kecurangan-kecurangan di lapangan ya. Warga Jombang jangan takut intimidasi," kata Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.***