POJOKSATU.id - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengemban tugas baru. Ia dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN).

AHY menggantikan Hadi Tjahjanto yang dipindah tugaskan menjadi Menko Politik Hukum dan Keamanan pada hari ini Rabu (21/2/2024).

Perjalanan karier putra sulung Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono ini menarik untuk di ulik.

Baca Juga: Kurangnya Bukti Tak Menghalangi Kubu Anies dan Ganjar Ajukan Gugatan Pilpres ke MK, Yusril Siap Pasang Badan

Berikut profil dan perjalanan karier AHY dari prajurit hingga terjun ke dunia politik Indonesia.

Profil AHY
AHY lahir di Bandung, 10 Agustus 1978. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristina Herrawati atau dikenal juga Ani Yudhoyono.

AHY merupakan cucu Letjen Purn Sarwo Edhie Wibowo, ayah dari ibunya Ani Yudhoyono.

Berasal dari keluarga perwira TNI, sejak kecil AHY tumbuh dan berkembang di berbagai daerah yang berbeda sesuai dengan tugas dan pendidikan sang ayah.

Baca Juga: Hasil Sementara Pileg DPR RI Dapil 1 Jabar Kota Bandung dan Cimahi Sudah 50 Persen Lebih, Daftar 10 Caleg Suara Terbanyak, Wajah Baru Kalahkan Petahan

Dalam pendidikan, AHY bersekekolah di SD Wijaya Kusuma Jakarta pada tahun 1984-1991. Lalu ia melanjutkan pendidikan SMP di Kota Bandung pada tahun 1991-1993, tapi tak sampai tamat.

AHY kemudian pindah ke SMPN 20 Jakarta Timur, pad atahun 1993-1994.

AHY pun melanjutkan pendidikan SMA di Taruna Nusantara Magelang, pada tahun 1994-1997. Selepas itu, ia melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (AKMIL) pada tahun 1997-2000.

Semasa bertugas di militer sebagai perwira, AHY juga menempuh pendidikan tinggi formal. Tercatat ia memiliki tiga gelar pendidikan Master, yakni Master of Science in Strategic Studies di Universitas Teknologi Nanyang, Singapura pada 2006.

Baca Juga: Beda Tanggapan Elite PDIP dan Demokrat Soal Pelantikan AHY Menjadi Menteri ATR/BPN

Lalu, Master in Public Administration dari Universitas Harvard, AS pada 2010. Kemudian, Master of Arts in Leadership and Management dari Webster University AS.

AHY juga mendapatkan predikat Summa Cum Laude dari US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas.

Perjalanan Politik AHY
Pada tahun 2017, AHY terjun ke dunia politik. Saat itu ia didaulat oleh Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Profil Hadi Tjahjanto yang Diangkat sebagai Menko Polhukam Pengganti Mahfud MD

Namun, saat itu ia kalah oleh pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Sejak saat itu, AHY aktif berpolitik di Partai Demokrat dan diberi tugas sebagai Komandan Komando Tugas Bersama (KOGASMA) untuk pemenangan Pileg 2019.

Pada 15 Maret 2020, AHY didaulat oleh seluruh pemilik hak suara menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025.

Ia mendapatkan dukungan dari 34 provinsi dan 514 Kabupaten dan Kota diseluruh Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi Mengeluarkan Peraturan Presiden Publisher Rights untuk Meningkatkan Kualitas Jurnalisme

Keterpilihan AHY ini menjadikan Partai Demokrat sebagai partai politik pertama di Indonesia yang melakukan regenerasi kepemimpinan.

Pada Pilpres 2024, AHY pun digadang-gadang sebagai cawapres Anies Baswedan, bahkan saat itu ia optimis akan menang bersama.

Namun, AHY ternyata tak berjodoh dengan Anies Baswedan. Pada September 2023, Anies mengumumkan jika Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin terpilih sebagai bakal calon wakil presiden yang mendampinginya.

Baca Juga: 4 Mantan Kepala Daerah Terpuruk di Dapil Sumut 1, Hanya 2 Eks Kada Mungkin Lolos ke Senayan

Usai pengumuman tersebut, Partai Demokrat pun menurunkan baliho-baliho mereka yang memuat gambar bakal calon presiden Anies Baswedan.

Demokrat merasa dikhianati dengan sikap Partai NasDem dan Anies Baswedan dianggap memutuskan secara sepihak.

Pada Pilpres 2024, Demokrat ikut bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi presiden dan cawapres.

Baca Juga: GM Pemasaran PT Pupuk Kujang Jadi Tersangka Korupsi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Rp14,5 M

Perolehan hasil suara sementara menunjukkan bahwa Capres nomor urut 02 Prabowo-Gibran unggul dengan memperoleh 58,77% suara. Mengalahkan Capres 01 Anies-Cak Imin, dan Capres 03, Ganjar-Mahfud.

Kini AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat mendapat tanggungjawab baru di pemerintahan Jokowi yang tinggal beberapa bulan lagi.

AHY dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN, pada hari ini, Rabu (21/2/2024). ***