POJOKSATU.id, JAKARTA—Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud MD melalui Karaniya Dharmasaputra menyebut alasan Mahfud MD mundur dari Kabinet Jokowi-Maruf Amin.

TPN Ganjar-Mahfud MD menyebut alasan Cawapres Mahfud MD mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

Deputi Kanal Media TPN Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, menuturkan, pengunduran diri Mahfud MD merupakan kritik moral betapa kekuasaan aparat dan fasilitas negara disalahgunakan.

“Ini kritik moral, protes moral terhadap apa yang kita lihat dari hari ke hari, betapa kekuasaan aparat dan fasilitas negara disalahgunakan secara sangat terbuka, sangat telanjang, sangat terang benderang, untuk mendukung Paslon tertentu,” kata Karaniya, di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (31/1).

Baca Juga: Solusi Kemacetan Gedebage, Pemkot Bandung Minta Exit Tol KM 149 dan 151 Gedebage Dibuka

Dia juga menuturkan, keputusan Mahfud MD itu merupakan titik jengah terhadap pemerintah yang dianggap bekerja tidak sesuai amanat konstitusi.

“Nah, apalagi sekarang kita lihat, beberapa hari lalu, ada statemen yang memprihatinkan banyak orang, yang kemudian membuat oh kalau begitu, meski Anda sedang menjabat sebagai pejabat negara, anda boleh saja memihak dan berkampanye,” katanya.

Hasil Survei Capres Cawapres 2024

Menurutnya, pernyataan itu secara tidak langsung mengimplikasikan ada firewall antara kekuasaan, fasilitas negara, dan aparat negara, yang seharusnya menjamin keberlangsungan Pemilu yang jujur dan adil, tiba-tiba menjadi hilang.

“Kita semua tahu syarat utama dari Pemilu jujur adil itu adalah netralitas aparat atau tidak dibolehkannya penggunaan fasilitas negara untuk keperluan pemenangan dari Paslon tertentu,” tutupnya.***