POJOKSATU.ID-Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar turut mengomentari situasi politik yang mulai memanas. Salah satunya keputusan Anies Baswedan yang memilih cawapresnya Muhaimin Iskandar.

Menurut Aziz, tak ada yang mustahil dalam dunia politik, sama hal seperti pilihan Nasdem memilih Cak Imin menjadi cawapresnya di Pilpres 2024 mendatang.

"Koalisi rungkad. Nasehat kita terhadap masyarakat awam. Jangan salah sama keledai, ketipu berkali-kali," kata Aziz kepada pojoksatu.id, Jumat, 1 September 2023.

Baca Juga: Mabes Polri Kerahkan 6.000 Lebih Personel Amankan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta

Aziz Yanuar lantas mengunggah link berita tentang Cak Imin yang menyindir Habib Rizieq dan FPI kala itu yang gencar-gencarnya membela islam, tapi malah lemah ketika FPI dibubarkan dan HRS di penjara.

Link berita yang diunggah Aziz Yanuar itu, seakan-akan memperlihatkan bahwa kubu Habib Rizieq Shihab tidak tertarik memberikan dukungan kepada Anies- Cak Imin.

"Baswedan Iskandar disingkat?," ujarnya.

Baca Juga: Dituding Melecehkan Teks Proklamasi hingga Dipolisikan, Syakir Daulay : ya Allah Kuatkanlah HambaMu

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya mendapatkan informasi bahwa Anies Rasyid Baswedan dan Partai Nasdem telah meneken kerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Penekenan kerja sama yang dilakukan sepihak itu disebutnya dilakukan pada Rabu, 30 Agustus 2023.

Partai Demokrat sendiri sudah mengkonfirmasi informasi tersebut kepada Anies dan dibenarkan oleh mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Baca Juga: Manuver Nasdem Bikin PKS Kebingungan, Pengamat Ini Singgung Soal Mazhab

Partai berlambang bintang mercy itu juga dipaksa untuk menerima kesepakatan tersebut.

"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum Nasdem, Surya Paloh," kata Teuku Riefky. ***