POJOKSATU.id - Isu konflik panas antara Jokowi vs PDIP membuat pasangan Anies-Cak Imin mendapatkan keuntungan.
Pasalnya, pasangan yang diusung Koalisi Perubahan itu sama sekali tidak terpengaruh pada isu tersebut.
Karena sama sekali tak terkena dampaknya, maka pasangan ini bisa fokus menjalankan strategi pemenangan.
Baca Juga: Review Harga dan Spesifikasi Hp Fairphone 5, Dapat Dibongkar Pasang Sendiri
Sementara pasangan lainnya baik langsung maupun tidak, ikut terkena imbasnya.
Demikian hemat pengamat politik dari Universitas Andalas Najmuddin Rasul, dikutip Pojoksatu.id dari RMOL, Selasa 31 Oktober 2023.
"Ini sebuah keuntungan bagi kubu Anies Muhaimin. Energi mereka fokus untuk agenda pemenangan serta kampanye," ucap Najmuddin.
Baca Juga: Pemerintah Republik Indonesia dan China Kolaborasi untuk Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Diakui Najmuddin, secara elektabilitas, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ini memang masih di bawah pasangan lainnya.
Akan tetapi dalam setiap safari yang digelar di berbagai daerah, faktanya, selalu dihadiri massa dengan jumlah tidak sedikit.
Apalagi massa yang datang itu datang tanpa dimobilisasi.
Baca Juga: 7 Kandidat Manajer Manchester United Jika Erik ten Hag Dipecat, Legenda Real Madrid Favorit Utama
Dengan fakta tersebut, menurut Najmuddin, pasangan Anies-Cak Imin tidak bisa dipandang sebelah mata.
Di sisi lain, Najmuddin menyatakan, bahwa hasil survei bukanlah gambaran pasti hasil rekapitulasi suara di Pilpres 2024 oleh KPU.
"Ini harus jadi perhatian kubu Ganjar dan kubu Prabowo," papar Najmuddin.
Diakui atau tidak, lanjutnya, konflik panas antara Jokowi vs PDIP ini sudah mengemuka atau tidak.
Terlepas apakah konflik tersebut benar adanya atau tidak.
"Memanasnya hubungan Jokowi dengan PDIP sudah terungkap di publik," tandasnya.
Sementara, Ketua DPP PDIP Puan Maharani membantah adanya konflik antara Jokowi vs PDIP.
Baca Juga: Dijamin Cepat Kelar! Cek 3 Rekomendasi Cafe Hits di Bogor yang Cocok untuk Nugas
Puan Maharani juga membantah adanya keretakan antara Jokowi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Siapa yang panas, ya?" kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023).
Puan menyebut bahwa dalam waktu dekat ini elite PDIP akan melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi.
Baca Juga: Tersisa 10 Hari Jelang Kick-Off Putaran II Liga 2, PSMS Bakal Lakukan Tanding Uji Coba
Akan tetapi Puan tak bisa memastikan kapan pertemuan tersebut akan dilakukan.
"Pasti akan bertemu," singkat Puan Maharani.
Untuk diketahui, isu konflik panas antara Jokowi vs PDIP ini mengemuka usai keputusan Gibran Rakabuming Raka menerima pinangan sebagai cawapres Prabowo Subianto.***

