POJOKSATU.id, JAKARTA-- Capres No 2 Prabowo Subianto melakukan kampanye ke Riau dan Jambi. Dalam lawatan di dua daerah ini, Prabowo seperti menyindir atau menyerang balik Anies Baswedan.
Menurut Prabowo Subianto, Anies Baswedan tak seharusnya menyinggung masalah lahan dalam debat Pilpres 2024, terlebih data yang disampaikan Anies adalah salah.
Prabowo menyebut, lahan HGU yang dipakai 500.000 hektare dan bukan 340.000 hektare.
“Nggak usah dibawa debatlah, hanya memperlihatkan ketololan Anda," ketus Prabowo di Riau menyindir Anies Baswedan, Selasa (9/1).
Prabowo mengurai bahwa lahan itu diberikan negara kepadanya untuk dijadikan food estate yang merupakan program Presiden Jokowi.
Baca Juga: Kabar Duka, Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua Meninggal Dunia
Food estate ini gunanya mengantisipasi krisis pangan akibat hantaman pandemi Covid-19.
"Saya Menhan, saya diberi tugas membangun food estate 3 tahun lalu, kita antisipasi akan ada krisis pangan. Saksinya ada. Saya sudah sampaikan. Sebelum jadi Menhan saya pengusaha," tuturnya.
Prabowo juga menambahkan, Anies Baswedan juga salah menyampaikan data luas lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dia pakai atau dipakai Kemhan.
HGU yang dipakai Prabowo ini mencapai atau mendekati 500.000 hektare.
Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Bersatu Minta Kapoldasu Segera Tetapkan Kadis Pendidikan Madina Tersangka
"Saya menguasai HGU. Salah-salah melulu, bukan 340.000 hektare, mendekati 500.000 hektare. Dia mau bikin rakyat benci saya," tutup Prabowo.
Sementara di Jambi juga Prabowo seperti kembali menyindir Anies Baswedan melalui pepatah ‘Air Susu Dibalas Air Tuba’.
Prabowo melakukan agenda kunjungan di Jambi pada pukul 13.00 WIB, Selasa (9/1). Selama 2 jam di Jambi, Prabowo menghadiri agenda silaturahmi dengan Paguyuban Pujakesuma serta pendukungnya.
"Saya ini suka ya memelihara hewan, hewan saja kalau kita kasih makan ya kan, setia sama kita. Yang saya heran ada manusia yang kita berikan kebaikan tapi dibalas dengan kebencian," kata Prabowo di Jambi.
Prabowo mengaku tidak akan membalas kebencian itu. Menurutnya, nenek moyangnya dahulu sering mengingatkan bahwa akan ada orang yang menyakiti meski sudah diberikan kebaikan.
"Sering nenek moyang kita dahulu menyampaikan saudara-saudara hati-hati sering 'Air Susu Dibalas Air Tuba'," ucap Prabowo disambut teriakan pendukungnya.
"Tidak apa-apa biarlah yang Maha Kuasa menjawab dan membalasnya," sebut Prabowo Subianto.***

