POJOKSATU.id, JAKARTA— Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memberi sinyal bisa berkolaborasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Jateng, Blora, Cilacap dan Lamongan.

Demi rencana koalisi di Pilkada 2024 ini, Ketum Kaesang Pangarep menyambangi kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/8).

Kaesang merasa terhormat karena disambut langsung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Waketum Jazilul Fawaid, Sekjen Hasanuddin Wahid, dan lainnya.

Kaesang juga membocorkan isi pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu.

Baca Juga: 6 Remaja Sebar Video Adegan Mesum Pelajar, Polisi Gali Keterangan Saksi, Siap-siap Jadi Tersangka Deh

"Saya berharap seperti yang dikatakan Gus Ketum, kita bisa kerja sama terkhusus di beberapa Pilkada seperti di Blora, ada di Cilacap, Lamongan, saya berharap PSI bisa berkolaborasi lagi nanti di Jawa Tengah maupun DKI," kata Kaesang.

Menanggapi hal itu, Gus Muhaimin Iskandar menyebut desk Pilkada PKB tengah mematangkan potensi koalisi dengan PSI di sejumlah wilayah strategis. Namun hal ini belum diputuskan.

"Begitupun dengan PKB pada dasarnya menginginkan kerjasama di mana pun dengan PSI, soal nanti kayak apa nanti ada prosesnya," kata Cak Imin.

Sebelumnya, Kaesang sempat berseloroh dengan menyebut semua nama panggilan Muhaimin Iskandar yaitu Gus Muhaimin, Gus Imin, Cak Imin, Gus Ami.

Kaesang juga berseloroh dengan menyebut PSI sebagai Partai Santri Indonesia.

Baca Juga: Beda Komentar Ketum PSI Kaesang Pangarep Terkait Majunya Ridwan Kamil dan Anies di Pilkada Jakarta

"Kami dari Partai Santri Indonesia, kan sarungan semua, sudah diterima di DPP PKB," tukas Kaesang kembali memecah tawa saat pertemuan itu.

PKB Tanggapi KIM Plus di DKI Jakarta

Muhaimin Iskandar memberikan tanggapannya terkait upaya Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di Pilgub Jakarta 2024.

"Sampai hari ini, saya nggak ngerti KIM Plus itu apa? Pilkada itu semua pihak ya sama," kata Cak Imin di Markas PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/8).

Baca Juga: Akhir Hidup yang Indah, Imam Masjid di Kuningan Meninggal Dalam Keadaan Sujud

Muhaimin menegaskan, PKB terbuka terhadap kemungkinan kolaborasi dengan berbagai partai politik dalam menghadapi Pilkada Jakarta.

Pada dasarnya koalisi dalam pilpres dan pilkada memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk merebut kekuasaan.

Meskipun tujuannya sama, namun faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan koalisi dalam kedua konteks ini bisa berbeda. ***