POJOKSATU.ID - Menjelang Pemilihan Presiden tahun 2024, ada momen saat Presiden Indonesia Joko Widodo dan juga Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto, makan bakso bersama-sama.
Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Pertahanan sekaligus capres nomor urut 2, Prabowo Subianto di Magelang, Jawa Tengah, pada Senin kemarin (29/1).
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto tidak ingin mengambil pusing dengan pertemuan antara Jokowi dan juga Prabowo Subianto tersebut.
Hasto menegaskan, bahwa pihaknya menghormati pertemuan antara kedua belah pihak dan kegiatan tersebut dalam rangka agenda kenegaraan Kementerian Pertahanan.
"Pertemuan kemarin itu kan dalam rangka juga ada agenda negara terkait dengan peresmian di Akademi Militer Magelang," kata Hasto, Rabu 31 Januari 2024.
Baca Juga: Jokowi Makin Jadi, Sekarang Mau Ikut Kampanye Prabowo-Gibran, PDIP Diminta Jangan Ketar-ketir
Hasto menegaskan, bahwa pertemuan tersebut juga bernuansa politik serta mendapatkan sentimen negatif karena pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut bahwa seorang presiden boleh memihak dan kampanye di Pemilu 2024.
"(Pertemuan itu) kemudian memunculkan banyak respons dari publik karena dianggap sebagai kelanjutan dari pernyataan dari bapak Presiden Jokowi ketika menyatakan akan berpihak, dan sebagai presiden itu boleh kampanye," pungkasnya.***


