POJOKSATU.id, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyindir PDIP yang kerap menggunakan narasi negatif kepada lawan politik.

Pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, bahwa pasangan Prabowo-Gibran cerminan neo Orde Baru mendapat respon dari Habiburokhman.

"Politik kita itu bukan kampanye negatif," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (5/11).

Baca Juga: Peneliti SMRC Buka Suara Hasil Survei yang Diungkap Andre Rosiade, Itu Bukan dari Kami

Menurutnya, menggunakan kampanye negatif sama saja menunjukkan tidak percaya diri dan terkesan kehabisan amunisi untuk meyakinkan rakyat.

"Itu menunjukkan sudah habis amunisi untuk meyakinkan rakyat, sehingga panik, dan melakukan hal-hal yang kurang terpuji, ya akhirnya semua kembali ke bagaimana rakyat menilai,” jelasnya dilansir RMOL.

Habiburokhman juga menegaskan, Djarot perlu menjelaskan ihwal konteks neo Orde Baru yang sudah disebutnya itu.

Baca Juga: Hujan Lebat, Underpass Stasiun Bojong Gede Banjir Mirip Thai Tea dan Listrik Padam di Stasiun Pondok Cina

"Neo Orde Baru apakah dalam konteks positif atau negatif, kalau dalam konteks positif ya mungkin saja, di Orde Baru ada hal-hal positif, begitu juga di Orde Lama, termasuk Orde Reformasi,” tutup Habiburokhman.***