POJOKSATU.id, JAKARTA -- Kubu capres dan cawapres nomor urut 2 tetap santai menanggapi kesalahan Gibran Rakabuming Raka dalam menyebut asam folat menjadi asam sulfat.
Menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, kubu Prabowo Gibran tetap tak terpengaruh dengan serangan- serangan yang dialamatkan kepada pihaknya.
Karena saat ini, tim tetap fokus untuk kemenangan Prabowo- Gibran di sejumlah daerah di Indonesia.
"(Kita fokus) Prabowo-Gibran untuk menang satu putaran," kata Ahmad Muzani kepada wartawan, Selasa (5/12/2023).
Baca Juga: Kader PSI Ini Ungkap Sosok yang Tunggangi Kasus Ade Armando, Oh Ternyata Pendukung Capres Ini
Muzani juga meminta para kader dan caleg di setiap tingkatan agar terus masif mengkampanyekan Prabowo-Gibran.
Sekaligus, kata dia, mensosialisasikan apa yang menjadi program Prabowo-Gibran jika terpilih presiden.
Di antaranya soal pemberian makan siang dan susu gratis, mengatasi kelangkaan pupuk, dana abadi pesantren, serta mewujudkan swasembada pangan, air, dan energi.
Termasuk melanjutkan program-program pemerintah yang sudah baik saat ini seperti BLT, PHK, dan dasa desa akan ditingkatkan jangkauan dan nilainya.
"Pak Prabowo juga akan melanjutkan dan memperluas program PKH untuk membantu rakyat miskin. Pak Prabowo akan melanjutkan dan meningkatkan cakupan serta nilainya BLT," ujarnya.
"Dana desa ditingkatkan, dan realisasi dana abadi pesantren dan pembagian susu dan makan siang graris. Ini bagian dari ikhtiar Pak Prabowo untuk memperkuat anak-anak kita dan menjadikan generasi bangsa kita yang unggul menuju Indonesia Emas 2045," jelas Muzani.
Tak hanya itu, kata Muzani, bila Prabowo- Gibran terpilih menjadi presiden, kekuasaan akan gunakan sepenuhnya untuk membela kepentingan rakyat.
Utamanya, lanjutnya, akan menghilangkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan kaum kecil seperti petani, nelayan, buruh, pedagang dan tenaga honor.
"Itulah Gerindra kita harus memperjuangkan aspirasi dari rakyat-rakyat kecil seperti mereka yang selama ini tidak mendapat kesejahteraan yang layak," tegasnya.
Sebelumnya Gibran Rakabuming kedapatan keliru membedakan antara asam folat dengan asam sulfat ketika sedang membahas salah satu program kampanye Kartu Indonesia Sehat (KIS) khusus ibu dan anak. Video itu pun menjadi viral di media sosial.
"Lalu ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi gak, berat badannya tinggi badannya oke gak," kata Gibran.
Mengetahui kesalahannya jadi perbincangan umum, Gibran pun meminta maaf dan mengoreksinya.
"Apa sih saya kemarin nyebutnya?" kata Gibran merespons pertanyaan wartawan di kawasan GBK, Jakarta, Senin (4/12/2023).
"Asam sulfat," jawab jurnalis.***
