POJOKSATU.id, JAKARTA— Posisi Gibran yang digadang-gadang menjadi cawapres Prabowo digoyang hasil survei terbaru dari LSI (Lembaga Survei Indonesia).

Dimana hasil survei ini mengungkap elektabilitas Prabowo-Erick Thohir lebih tinggi 3 persen dibandingkan dengan pasangan Prabowo-Gibran.

Posisi Prabowo-Erick Thohir lebih unggul dari Prabowo-Gibran ketika berhadapan dengan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud MD.

Hal itu merupakan hasil survei nasional yang diselenggarakan Lembaga Survei Indonesia (LSI) usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan peluang Gibran menjadi cawapres.

Baca Juga: Ketua DPP PDIP Puan Maharani Ungkap Gibran Rakabuming Belum Ajukan Pengunduran Diri

Survei nasional ini berjudul "Sikap Publik Terhadap Keputusan MK dan Dampaknya Terhadap Dukungan Politik Dalam Pemilu", yang diselenggarakan sejak 16-18 Oktober dengan 1.229 responden melalui sambungan telepon.

Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan, elektabilitas Prabowo Subianto masih tertinggi mengalahkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Di mana, Prabowo memperoleh angka 35,8 persen. Sedangkan Ganjar 30,9 persen, dan Anies 19,7 persen.

"Kalau kita lihat di sini memang cenderung stagnan atau cenderung stabil dukungannya. Meskipun seperti Prabowo ada kenaikan sedikit di banding September lalu dalam survei telepon, dari 34 menjadi 35,8. Ganjar kurang lebih sama, hanya naik 0,5 persen. Sementara Anies turun sekitar 2 persen. Tapi itu semuanya di dalam margin off error. Jadi pada dasarnya stabil," kata Djayadi saat memaparkan hasil surveinya, Minggu (22/10).

Baca Juga: Nyaman Jadi Komedian, Ayu Ting Ting Bersyukur Punya Circle Pertemanan Baru di Kalangan Pelawak

Bahkan, Prabowo tetap unggul jika dilakukan simulasi dua nama atau simulasi putaran kedua. Di mana, jika Prabowo melawan Anies, maka Prabowo unggul di angka 54,8 persen, sedangkan Anies di angka 23,8 persen.

Selanjutnya jika Prabowo melawan Ganjar, maka Prabowo di angka 48,9 persen, sedangkan Ganjar 32,8 persen.

Selain itu, dalam survei ini juga dilakukan simulasi pasangan. Karena Prabowo belum memutuskan siapa bacawapresnya, maka survei ini memasukkan tiga nama, yakni Gibran, Khofifah Indar parawansa, dan Erick Thohir.

Hasilnya, elektabilitas Prabowo lebih tinggi jika berpasangan dengan Erick Thohir ketimbang dengan Gibran maupun Khofifah.

Baca Juga: Mampu Bertahan dari Hujatan, Ayu Ting Ting Berterima Kasih ke Haters : Kalau Enggak Ada Lu, Gua Enggak Belajar

Meskipun, jika sama Gibran dan Khofifah, elektabilitas Prabowo tetap tertinggi melawan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Di mana, Prabowo-Gibran memperoleh angka 35,9 persen. Sedangkan Ganjar-Mahfud 26,1 persen, dan pasangan Amin 19,6 persen.

Selanjutnya jika Prabowo-Khofifah, memperoleh angka 35,8 persen. Ganjar-Mahfud 26,7 persen, dan pasangan Amin 20,6 persen.

Sedangkan jika Prabowo-Erick, memperoleh angka 39 persen. Sedangkan Ganjar-Mahfud 27 persen, dan pasangan Amin 19,2 persen.

Baca Juga: Prediksi Skor Liga Italia 22 Oktober: Roma vs Monza Hingga Milan vs Juventus

"Jadi kalau kita lihat di sini, memang simulasi ini menunjukkan bahwa ada sedikit keunggulan Erick Thohir yang bisa membantu Prabowo meningkatkan perolehan suaranya sampai dengan sekitar 2-3 persen kalau berhadapan dengan Ganjar-Mahfud dan Anies Baswedan. Sementara kalau Gibran dan Khofifah itu efeknya lebih rendah dibandingkan dengan Erick Thohir," pungkas Djayadi.

Hal itu pun berbanding lurus ketika LSI menanyakan responden terkait nama cawapres yang lebih cocok berpasangan dengan Prabowo.

Di mana, nama Erick lebih unggul yakni 40 persen. Sedangkan Gibran 20,9 persen, dan Khofifah 14,8 persen.

Hasil survei LSI ini, elektabilitas Prabowo -Erick lebih unggul ketimbang ketua umum Gerindra itu menggaet Gibran Rakabuming Raka ataupun Khofifah Indar Parawansa.***