POJOKSATU.ID- Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran sudah mendapat bocoran akan ada pihak yang akan membenturkan sesama para pendukung saat pengambilan nomor urut di Gedung KPU pada hari ini, 13 November serta pengundian nomor urut yang akan dilakukan pada Selasa 14 November 2023.

Hal ini diutarakan Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi,  Senin (13/11/2023).

"Ada dugaan dari informasi yang kami dapat bahwa apabila banyak massa berkumpul, maka akan dibenturkan massa yang pro dan yang kontra," ujarnya.

Baca Juga: Cara Download Sertifikat CAT BKN untuk SKD CPNS 2023 dan Seleksi Kompetensi PPPK 2023, Peserta tak Penuhi Batas Ambang juga Bisa

Menurutnya, sesama pendukung akan dibenturkan dengan petugas keamanan yaitu pihak kepolisian.

Hal ini dilakukan guna untuk membuart suasana tidak kondusif alias ricuh sesama pendukung.

"Akan dibenturkan dengan aparat penegak hukum untuk membuat suasana tidak kondusif,” ujarnya.

Ia pun meminta organisasi relawan pendukung KIM untuk dapat meneruskan imbauan ini kepada masing-masing organisasinya, dan tidak datang ke KPU RI dengan alasan apapun.

Dasco juga menegaskan, tidak ada pihak yang bisa membatalkan pencalonan Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming.

Baca Juga: Siap Bajak Wilayah Kekuasaan Prabowo, PKS Target 80 Persen Suara untuk Anies-Cak Imin di Jabar

"Tidak ada keputusan lain yang dapat membatalkan Pasangan Prabowo-Gibran,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari, mengatakan penetapan daftar calon tetap pasangan capres dan cawapres untuk Pemilu 2024 akan dilakukan pada Senin, 13 November 2023.

KPU akan melakukan rapat pleno secara tertutup sebelum mengumumkan penetapan pasangan capres-cawapres.

Adapun nomor urut capres dan cawapres diundi satu hari setelah penetapan daftar calon tetap Pilpres 2024, tepatnya pada Selasa (14/11/2023).

"Kalau kami sudah mengambil keputusan, nanti akan kami sampaikan melalui konferensi pers," lanjut Hasyim. ***