POJOKSATU.id - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan bahwa saat ini rakyat merasa kecewa karena pemimpin yang telah diberikan kepercayaan justru telah melakukan pengkhianatan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ganjar dalam acara kampanye akbar di RTH Maron Genteng, Perum Bumi Maron, RT 01/RW 01, Dusun Kopen, Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, pada hari Kamis (8/2/2024).
Awalnya, Ganjar menerima keluhan dari para seniman mengenai kondisi budaya di Indonesia.
Dalam tanggapannya, Ganjar menyatakan bahwa dirinya bersama Mahfud MD bertekad untuk menjaga keberlangsungan budaya di negara ini.
Bagi Ganjar, ketahanan budaya mengandung arti perilaku yang baik, etika yang kuat, penghargaan terhadap orang tua dan guru, serta moralitas yang utama.
Lebih lanjut, Ganjar mengungkapkan bahwa mendukung perkembangan seni dan budaya bukanlah hal yang sulit bagi dirinya bersama Mahfud.
Mereka akan mengatur pemerintahan untuk memberikan fasilitas kepada para seniman dan budayawan agar bisa berkarya dengan baik.
Baca Juga: 25% Gen Z Memilih Capres Dengan Gaya Kepemimpinan yang Disiplin dan Tegas
Namun, Ganjar juga menyatakan bahwa banyak pemimpin yang tidak memenuhi amanah yang telah diberikan oleh rakyat.
Hal ini menyebabkan kekecewaan di kalangan rakyat yang telah memberikan mandat kepada mereka.
"Sering kali rakyat sakit hati karena kepercayaan yang diberikan tidak amanah, ketika berbicara sering kali bohong, betul. Ketika dikasih kepercayaan sering kali berkhianat," kataGanjar.
Untuk mengetahui update hasil survei 15 lembaga survei capres-cawapres Pilpres 2024 silahkan lihat di sini:
https://qc.pojoksatu.id/
Oleh karena itu, Ganjar menegaskan bahwa dirinya bersama Mahfud akan menyelesaikan semua persoalan tersebut jika terpilih sebagai pemimpin.
Artikel ini ditulis oleh Arya Pratama dengan judul “Ganjar Soroti Kekecewaan Rakyat Terhadap Pengkhianatan Pejabat”
