POJOKSATU.id - Calon presiden Ganjar Pranowo menyatakan komitmennya untuk menindak tegas penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia.
Ia setuju dengan kebijakan Susi Pudjiastuti yang menenggelamkan kapal ikan asing pelaku illegal fishing.
Dalam kunjungannya ke Cilacap, , Ganjar mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara maritim dengan potensi laut yang besar. Namun, potensi tersebut masih belum terkelola dengan baik akibat praktik illegal fishing.
Ganjar menegaskan bahwa kedaulatan laut Indonesia harus ditegakkan. Oleh karena itu, ia akan meningkatkan patroli laut untuk menindak tegas pelaku illegal fishing.
Baca Juga: Ganjar Janji Hapuskan Kredit Macet Nelayan Hingga Rp190 Miliar Bila Terpilih
"Masih banyak sekali (illegal fishing) karena potensi kita besar banget. Maka, perlu adanya, satu, pengamanan," katanya.
Ganjar mengaku bahwa ia setuju dengan cara yang dilakukan mantan Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
"Saya setuju dengan kebijakan Bu Susi, colong, tenggelamkan! Tapi untuk menenggelamkan itu kita mesti tahu yang nyolong yang mana, maka mesti ada patroli kekuatan," kata Ganjar.
Ganjar juga akan melibatkan TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Tenaga Kerja dalam upaya pemberantasan illegal fishing.
Baca Juga: Ganjar Akui Posisinya Dapat Dinginkan 2 Kawan Capresnya, Tapi Malah Ini yang Dilakukan
Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, hingga triwulan III-2023, terdapat 40 kapal ikan asing yang diperiksa atau ditangkap oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Dari jumlah tersebut, 26 kapal ikan asing diperiksa dan 14 kapal ikan asing ditangkap. ***
Artikel ini ditulis oleh Arya Pratama dengan judul “Ganjar Siap Tenggelamkan Kapal Asing yang Illegal Fishing di Lautan Indonesia”.
