POJOKSATU.id - Proses mempelajari dan memahami hak, kewajiban, dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dikenal dengan istilah pendidikan politik.

Dalam kaitannya dengan partai politik, pendidikan politik dapat dipahami sebagai upaya yang disengaja dan metodis untuk mendidik masyarakat tentang segala aspek perjuangan partai agar mereka sadar akan peran dan tanggung jawabnya sendiri serta hak dan kewajibannya sebagai warga negara. atau sebagai manusia.

Karena pendidikan mengacu pada metode atau proses untuk memperoleh pengetahuan, perlu adanya kesadaran akan pentingnya hal itu.

Kita mampu mengidentifikasi dan mempelajari hal-hal dari proses pendidikan yang awalnya tidak kita sadari. Politik pun demikian.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Pemuda Lamongan Harapkan Ganjar-Mahfud Jadi Presiden-Wakil Presiden

Pendidikan politik sangat penting bagi semua orang dan harus diprioritaskan seperti halnya pendidikan akademis.

Pendidikan politik bertujuan untuk mendidik seluruh warga negara tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya baik dalam urusan berbangsa maupun bernegara.

Bagi masyarakat, pendidikan politik sangatlah penting. Hal ini bertujuan agar pendidikan politik dapat memaksimalkan partisipasi aktif masyarakat dalam politik dan meningkatkan tingkat pemahaman masyarakat.

Kesadaran akan keterlibatan politik merupakan komponen penting dalam struktur negara demokratis dan merupakan ciri modernisasi politik jangka panjang.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia politik, partisipasi politik sepenuhnya bersifat sukarela.

Baca Juga: Berkat Nelayan Balad Ganjar, Pelaut di Pangandaran Dapat Rasakan Panen Ikan Meski Cuaca Ekstrem

Sebagai partisipan dalam pembangunan, masyarakat juga berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan mengenai keputusan kolektif atau luas.

Oleh karena itu, untuk mengambil keputusan politik yang bijaksana bagi bangsa, diperlukan kolaborasi antara partai politik dan masyarakat.

Partai politik, lembaga pendidikan, dan keluarga dapat mewariskan ilmu politik kepada anak-anaknya. Dinamika keluarga memainkan peran utama dalam membentuk pemahaman mereka mengenai nuansa politik yang mereka minati.

Teman sebaya memainkan peran penting dalam lingkungan karena mereka memiliki kekuatan untuk secara mendasar mengubah perspektif masyarakat dalam demokrasi.

Namun dalam hal mendidik masyarakat tentang politik, pentingnya peran partai politik harus ditekankan.

Respon Ganjar Pranowo Soal Pendidikan Politik

Ganjar Pranowo mengajak kaum milenial untuk bergabung dalam tim sukses calon presiden (timses) (capres).

Baca Juga: Crivisaya Ganjar Ajak Generasi Penerus Bangsa Teladani Nilai Kepemimpinan Bapak Proklamator Indonesia

Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya menamankan pendidikan politik bagi generasi muda, klaim Ganjar.

Hal itu diungkapkannya pada Rabu, 1 November 2023 sore, usai pertemuannya dengan mahasiswa di Muntig Siokan, kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar.

"Mau jadi tim sukses saya ayo, biar praktek. Mau jadi tim sukses yang lain boleh silahkan. Silahkan pilih, yang penting adalah pendidikan politik untuk mereka," ungkap Ganjar.

Menurut mantan Gubernur Jawa Tengah ini, generasi milenial bisa memberikan perubahan besar dalam dunia politik jika mereka mendapat pendidikan politik, khususnya saat pesta demokrasi.

Siswa yang ikut dalam perbincangan kali ini banyak melontarkan pertanyaan kepada Ganjar. Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan sejumlah topik, termasuk politik, keterwakilan perempuan, pengelolaan sampah, dan bahkan pendidikan.

Menurut Ganjar, generasi milenial punya sejuta solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Oleh karena itu, Ganjar tanpa ragu menyampaikan ajakan bekerja sama.***