POJOKSATU.id – Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memberi tanggapan kepada calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka tentang sikapnya saat di panggung debat keempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam video yang diunggah oleh Muhammad Lutfi di akun instagramnya, Lutfi menyoroti sikap rendah hati Gibran pasca debat cawapres keempat pada Minggu, (21/01/2024).

“Dengan rendah hati ia tidak hanya sekali tetap dua kali ia meminta maaf dan bahkan sampai mencium tangan sebagai tanda hormat” ungkap eks Mendag pada akun instagramnya.

Menurut Lutfi sikap Gibran tersebut merupakan langkah gentleman yang langka pada politik di Indonesia.

“Ini bukan hanya soal etiket, tetapi sebuah langkah gentleman yang langka di dunia politik kita (Indonesia)” tutur Lutfi.

Baca Juga: MOHON MAAF Guru Belum Terpanggil, Ini 3 Kategori Guru Auto Dipanggil jadi Mahasiswa PPG Daljab 2024

“Gibran menunjukan bahwa dibalik gaya ekspresifnya dia punya hati besar untuk mengakui kesalahan” tambahnya.

Eks Mendag yang kini menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Amerika, menyebut bahwa gaya ekspresif Gibran merupakan tipikal anak muda yang mampu membawa angin segar.

“Gaya bicaranya yang langsung dan ekspresif tipikal anak muda ternyata membawa angin segar di panggung debat politik”, katanya.

Namun Lutfi juga mengungkapkan bahwa sikap ekspresif cawapres no urut 2 itu dapat menimbulkan salah paham.

“Siapa sangka ekspresinya yang begitu berapi-api ternyata bisa menimbulkan salah paham, bahkan mungkin menyinggung beberapa pihak”, ungkapnya.

“Muda dan emosi adalah sifat manusia, tapi kebesaran hati untuk meminta maaf adalah nilai-nilai luhur budaya Indonesia yang harus dimiliki oleh pemimpin bangsa” tambah Lutfi.

Baca Juga: Polda Sumut Beberkan Bupati Madina, Wakil Bupati dan Sekda Sudah Diperiksa Dugaan Suap PPPK 2023, Ini Kapasitasnya

Dalam video unggahannya, Muhammad Lutfi selaku duta besar Indonesia menyinggung perilaku capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo saat debat capres ketiga lalu.

“Gibran menunjukkan hal ini malam itu suatu yang gagal disajikan oleh kedua capres setelah memperolok bapak Prabowo dalam debat yang lalu, perilaku ini bukan hanya tentang sopan santun tetapi juga tentang kedewasaan emosional dan tanggung jawab” tutup Muhammad Lutfi.***

Artikel ini ditulis oleh Syawal Gilang Cahyadi dengan judul "Eks Mendag Angkat Suara Mengenai Sikap Gibran Saat Debat Cawapres Keempat".