POJOKSATU.id, JAKARTA— Sebanyak delapan nama tokoh publik atau politik masuk bursa calon gubernur Jakarta dari PDI Perjuangan (PDIP).
Namun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto belum mau membeberkan siapa saja delapan nama yang dijaring partainya tersebut.
Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 akan digelar pada 27 November 2024 nanti serentak dengan beberapa daerah lain di Indonesia.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkap, setidaknya ada delapan nama yang masuk bursa bakal calon gubernur dari partainya.
Baca Juga: Fakta Sidang SYL: WTP Ternyata 'Barang Dagangan' BPK, Masihkah Jadi Penghargaan Bergengsi?
"Banyak nama yang muncul, sudah ada sekitar 8 nama," kata Hasto di Galeri Nasional Indonesia, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (13/5).
Hasto belum mau membeberkan siapa saja delapan nama yang sudah masuk kantong PDIP itu.
Hasto memberikan isyarat bahwa dari delapan nama itu, sudah ada yang masuk radar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Banyak nama-nama besar yang sudah ada di kantongnya Bu Megawati Soekarnoputri," tuturnya.
PDIP juga akan berkoalisi dengan partai lain untuk Pilkada Jakarta 2024 karena tidak bisa maju sendirian di Pilkada Jakarta ini.
Baca Juga: Polres Tanjungbalai Tangkap 8 Pelaku Curanmor dengan 16 Unit Sepeda Motor
"Di Jakarta PDIP harus bekerja sama dengan parpol lain. Kami sudah membagi tugas, siapa yang berkomunikasi dengan Gerindra, siapa yang berkomunikasi dengan PAN, Golkar dan sebagainya," tutup Hasto.
Sementara itu, Politikus PDIP Rasyidi HY alias Haji Rasyidi meramaikan Pilkada DKI Jakarta yang digelar pada 27 November 2024.
Haji Rasyidi yang tercatat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta ini telah mengambil formulir pendaftaran calon wakil gubernur (Cawagub) untuk maju dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024.
Haji Rasyidi mengaku telah meminta izin kepada ketua DPD PDIP DKI Jakarta sebelum mengambil formulir cawagub DKI Jakarta.
"Sebelum saya ambil formulir, saya terlebih dahulu minta izin sama ketua bapak Adi Wijaya (Ketua DPD PDIP DKI Jakarta). Formulir saya ambil pada Rabu minggu lalu," ujar Haji Rasyidi kepada wartawan, Senin (13/5).***

