POJOKSATU.ID - Capres 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan pemerintah harus membangun pabrik pupuk murah khusus petani. 

Hal ini disampaikan saat berdialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di salah satu Hotel di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/12/2023).

"Petani tadi ada problem satu pupuknya sulit, kalau dia dapat mahal begitu kan. Obat-obatannya mahal, dan harganya jatuh. Saya kira ini yang penting hari ini kita mesti siapkan pabrik pupuk,” terang Ganjar dikutip dari laman Facebooknya oleh Pojoksatu.id 

Baca Juga: Manang di Pilpres 2024, Ganjar Janji Satu Jatah Menteri Dari Sultra

Selain itu, peran penyuluh sangat penting untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi petani. Sehingga akan meningkatkan kualitas panen sekaligus kesejahteraan petani. 

"Kita siapkan penyuluh yang hebat kita ajari mereka berdiskusi dengan para petani yang punya pengalaman bagus, apakah pindah ke organik. Dan tentu saja sekarang yang memunculkan obat obatan baru itu bisa lebih terjangkau bagi para petani,” imbuhnya. 

Lebih dari itu, Capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu berbicara mengenai pentingnya bantuan dari Kementerian Pertanian agar para petani ini bisa mendapatkan akses pupuk, begitu juga dengan pengembangannya.

Baca Juga: Capres Genjar Pranowo Tiba di Kendari, Warga Antusias dan Gembira

"Saya kira sistem tata cara mereka mendaftarkan dan legalitas ini dari Kementerian Pertanian (agar) bisa menyiapkan lebih mudah dan saya kira membantu para petani,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Petani Merah Putih Konawe Selatan, Wayan Gama mengatakan bahwa mayoritas penduduk di daerahnya bermatapencarian sebagai petani. 

“Tolong kami, di situ masyarakat 85 persen petani sawah, dan perkebunan. Maka hal ini kami sangat susah mendapatkan pupuk,” kata Wayan Gama.  

Baca Juga: Repnas Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran untuk Ciptakan 10 Juta Lowongan Pekerjaan

Selain sulit didapat, ungkap Wayan, harga pupuk di daerahnya tergolong mahal. Kondisi itulah yang menjadi kendala bagi petani. 

"Kami sangat susah mendapatkan, kalo ada tapi mahal dan kami tidak bisa menjangkau,” imbuhnya. 

Untuk itu, ia memercayakan nasib petani di tangan Ganjar. 

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Akhirnya Tanggapi Dihapusnya Debat Khusus Cawapres

“Maka dari itu, tolonglah kelak bapak menjadi nomor satu di Indonesia kami minta sangat dengan hormat harus bisa terukir pesan kami,” ungkap Wayan.

Sebagai informasi, politikus berambut putih itu melanjutkan safari ke sejumlah daerah di Kota Kendari, setelah sebelumnya ke Papua Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.