POJOKSATU.id, JAKARTA-- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menanggapi terpilihnya putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep jadi Ketua Umum PSI.
Cak Imin memperkirakan terjunnya Kaesang ke dunia politik akan mengubah konstelasi politik tanah air.
Muhaimin Iskandar juga menyebut Kaesang Pangarep yang baru saja dilantik menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan memberi warna baru politik Indonesia.
Dia memperkirakan, terjunnya Kaesang ke dunia politik akan mengubah konstelasi politik tanah air.
Baca Juga: 3 Fakta Mencuatnya Isu Prabowo Koalisi dengan Ganjar, Ada Kubu Lain yang Panik
"Pilihan PSI menjadikan Mas Kaesang ketua umum, sebagai pilihan yang berani," kata Muhaimin Iskandar seperti dikutip redaksi melalui video singkatnya, Senin (25/9).
Di sisi lain, sosok yang akrab Cak Imin itu mengaku turut bahagia dengan terpilihnya Kaesang menjadi ketua umum partai berlambang mawar itu.
"Tentu menjadi kewaspadaan kita semua partai-partai ini, di mana di belakang Mas Kaesang adalah presiden," ungkap Bakal Cawapres pendamping Anies Baswedan ini.
Dia menambahkan, kehadiran Kaesang di kancah politik nasional dapat membawa warna baru. Terlebih Kaesang juga merupakan sosok yang memiliki kepribadian humoris dan komunikatif.
Baca Juga: Partai Gerindra : Nama Khofifah Dipertimbangkan Jadi Ketua Tim Sukses Prabowo
"Selamat berjuang di dunia politik, tentu ini menjadi kekuatan yang patut dipertimbangkan buat kita semuanya menyambut dengan serius," tandas Cak Imin.
Diketahui, penunjukan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, sebagai ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menuai sinisme dari berbagai kalangan.
Salah satunya Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti. Ia menilai penunjukan anak presiden sebagai Ketum PSI, tanpa proses kaderisasi, seperti pertunjukan sulap.
Baca Juga: Rilis Teaser Pertama! Nam Joo Hyuk Jadi Pahlawan Kegelapan Penuh Aksi di Drama Korea Vigilante
“Tidak ada yang paling menggelikan di bulan ini, di ruang politik, kecuali PSI memilih Kaesang sebagai ketua umum. Seperti sim salabim. Baru sehari gabung langsung didapuk jadi ketua umum,” tegas Ray Rangkuti seperti dilansir RMOL, Senin malam (25/9).
Menurut pandangan Aktivis 1998 itu, penunjukan Kaesang sebagai ketua umum PSI tak lain untuk meraup suara di Pemilu 2024.
Ray Rangkuti mengaku tak tahu persis seperti apa mekanisme internal partai yang sebelumnya dinakhodai Giring Ganesha, hingga putra orang nomor satu di Indonesia itu ujug-ujug jadi ketua umum.
“Bila merujuk ke suasana ini, maka sangat patut kita geli melihatnya,” ketusnya.***

