POJOKSATU.id, JAKARTA—Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar belum memutuskan mendukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta pada November 2024 nanti.
Menurut penuturan Cak Imin, secara khusus Anies Baswedan juga tidak menyampaikan keinginannya untuk maju menjadi calon gubernur kepada dirinya.
Dia menyebut akan dilakukan pembicaraan mengenai rekomendasi untuk mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Pembahasan dilakukan pekan depan.
"Nanti minggu depan. Akhir bulan ini baru akan dibahas semua Pilkada termasuk DKI," ujar Cak Imin, Selasa (28/5) di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Persiapan Atlet Semakin Matang, Hassanudin Optimis Sumut Bakal Juarai PON 2024
Lebih lanjut Cak Imin menyebutkan, belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai nama Anies yang digadang-gadang akan maju. Dia menyebut persoalan Pilkada masih dalam proses pendalaman.
"Kita menunggu proses desk Pilkada yang akan berdiskusi dengan semua kalangan, DPW, DPC," tutur dia.
Saat disinggung mengenai komunikasi dengan Anies, Cak Imin menyebut belum ada komunikasi antara dia dengan Anies yang secara khusus membicarakan soal Pilkada Jakarta.
Baca Juga: Jawa Barat Raih Penghargaan Top 10 SPBE 2024, Pemprov Dorong Peningkatan Layanan Digital
Cawapres pasangan Anies ini juga ikut mengomentari tentang Anies Baswedan yang dipilih oleh DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta untuk diusung di Pilkada Jakarta 2024.
Cak Imin menyebut ia senang secara pribadi, namun belum ada putusan secara kepartaian untuk turut mengusungnya.
"Kalau saya pribadi senang sekali kalau Anies diusung, itu memang jadi bagian dari kebersamaan selama ini," kata Cak Imin.
Cak Imin menyebut akan dilakukan pembicaraan mengenai rekomendasi untuk mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Pembahasan dilakukan pekan depan.***

